Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Pertama Terjadi Sejak Pandemi Melanda, Rumah Sakit Rujukan di Kabupaten Tegal Nol Kasus Covid-19

Selama dua hari berturut-turut, tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit rujukan di Kabupaten Tegal

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
Tribun Jateng/ Desta Leila Kartika
Pelajar SMPN 1 Adiwerna Kabupaten Tegal sedang mengikuti vaksinasi dosis pertama Covid-19, Kamis (7/10/2021).  

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Selama dua hari berturut-turut, tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit rujukan di Kabupaten Tegal. Peristiwa langka ini baru pertama kali terjadi sejak pandemi Covid-19 melanda. 

Informasi tersebut disampaikan pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Hendadi Setiaji, Senin (11/10/2021) kemarin. 

Hendadi mengungkapkan, pada Sabtu (9/10/2021) dan Minggu (10/10/2021) kemarin pihaknya tidak menemukan satu pun pasien Covid-19 yang dirawat di sembilan rumah sakti rujukan se-Kabupaten Tegal. 

Ini mengindikasikan angka kesakitan akibat infeksi virus corona terus berkurang seiring bertambahnya jumlah penduduk yang mendapat suntik vaksin Covid-19.

Meski demikian, pihaknya meminta masyarakat tetap waspada dan patuh menjalankan protokol kesehatan, disamping mengikuti program vaksinasi nasional. 

Sebab penularan Covid-19 masih terus terjadi, walaupun penambahan kasus hariannya relatif kecil.

“Meski nol kasus pasien terkonfirmasi yang dirawat di rumah sakit saat ini, tapi kewaspadaan pada penularan virus tetap penting. Sebab saat ini masih ada 17 pasien terkonfirmasi yang menjalani isolasi mandiri di rumah,” kata Hendadi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (12/10/2021). 

Pada kesempatan tersebut, Hendadi mengungkapkan jumlah target pada lima kelompok masyarakat yang menjadi sasaran utama vaksinasi di Kabupaten Tegal, yakni tenaga kesehatan sebanyak 5.037 orang, petugas pelayanan publik 117.108 orang, lansia 124.111 orang, masyarakat umum 827.894 orang, dan remaja usia 12-17 tahun 152.592 orang.

Namun demikian, sampai dengan Kamis (7/10/2021) baru tercapai target 69,49 persen, meskipun data yang masuk ke KPC-PEN baru terlaporkan 59,9 persen.

“Berdasarkan data riil jumlah penyuntikan vaksin kesatu ada 422.254 dosis, vaksin kedua 181.485 dosis, dan vaksin ketiga ada 3.535 dosis. Adapun untuk data KPC-PEN, total untuk suntik vaksin kesatu 395.342 dosis, vaksin kedua 173.417 dosis, dan vaksin ketiga 3.017 dosis, sehingga di sini terdapat selisih pada dosis satu minus 19.779 dan dosis dua minus 1.688,” papar Hendadi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved