Breaking News:

Berita Karanganyar

PHRI Karanganyar Sebut Sejak Turun Level PPKM, Okupansi Alami Kenaikan

Okupansi di wilayah Kabupaten Karanganyar mengalami kenaikan saat akhir pekan.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: sujarwo
PHRI Karanganyar Sebut Sejak Turun Level PPKM, Okupansi Alami Kenaikan
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Pengukuhan kepengurusan PHRI Karanganyar Periode 2021-2026 di Tawangmangu, Selasa (12/10/2021).

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR -  Okupansi di wilayah Kabupaten Karanganyar mengalami kenaikan saat akhir pekan menyusul turunnya level PPKM dari semula level 3 menjadi level 2. 

Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Resto Indonesia PHRI) Karanganyar, Hardoyo usai acara pengukuhan kepengurusan PHRI Karanganyar periode 2021-2026 di Tawangmangu, Selasa (12/10/2021). 

Hardoyo menyampaikan, adanya pandemi Covid-19 memang menjadi tantangan tersendiri bagi para anggota PHRI dan pelaku usaha sektor pariwisata lainnya. 

Namun semenjak turunnya jumlah kasus aktif Covid-19 serta adanya kelonggaran aktivitas masyarakat dari pemerintah pusat maupun daerah, ternyata turut berdampak terhadap sektor pariwisata.

Seperti beberapa pengelola objek wisata di Kabupaten Karanganyar sudah diperbolehkan beroperasi kembali. Selain munculnya destinasi baru dan resto di sepanjang Jalan Alternatif Tawangmangu-Magetan. 

"Menginjak minggu ketiga ini tidak seperti dulu. Kalau ramai (pengunjung) kadang bingung, sepi ya bingung. Meski belum normal. Okupansi naik menjadi 10 persen, itu saat akhir pekan. Sebelumnya tidak sampai 10 persen," katanya kepada Tribunjateng.com. 

Dia menuturkan, ada sekitar 160-an resto dan penginapan yang ada di Kabupaten Karanganyar. Rata-rata penginapan didominasi homestay dan pondok wisata, selain hotel bintang. 

Kaitannya dengan program dari pemerintah, pihaknya mendorong kepada anggota PHRI Karanganyar supaya dapat menerapkan aplikasi Pedulilindungi di tempat masing-masing.

Sedangkan terkait vaksinasi, hampir semua karyawan dan pengelola resto dan penginapan yang tergabung dalam PHRI Karanganyar telah menerima dosis vaksin Covid-19. 

Sementara itu Ketua BPD PHRI Jateng, Heru Isnawan berharap kepada anggota PHRI Karanganyar supaya dapat saling menjaga kaitannya dengan pencegahan penyebaran Covid-19. 

Pihaknya juga mendorong supaya aplikasi Pedulilindungi dapat diterapkan di masing-masing tempat usaha milik anggota PHRI Jateng.

Sehingga apabila seiring waktu level PPKM semakin turun dan aktivitas masyarakat diberi kelonggaran, menurutnya tentu akan berdampak terhadap sektor pariwisata. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved