Breaking News:

Berita Semarang

Sambut Lonjakan Tamu, Gedung-Gedung Hotel Mulai Dibetulkan

Industri perhotelan di Jateng kini makin menunjukkan perkembangan seiring kelonggaran PPKM.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo
Sambut Lonjakan Tamu, Gedung-Gedung Hotel Mulai Dibetulkan
Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
Ilustrasi. Seorang pria menunjukkan barcode aplikasi PeduliLindungi di pintu masuk hotel, Selasa (14/9/2021).

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sempat terpuruk di tengah pandemi Covid-19, industri perhotelan di Jawa Tengah kini semakin menunjukkan perkembangan seiring dengan kelonggaran kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Disampaikan Wakil Ketua Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Tengah Benk Mintosih, perkembangan tersebut yakni mulai dari kembalinya karyawan yang dirumahkan hingga peningkatan okupansi atau keterisian kamar yang sudah hampir mencapai 100 persen.

"Secara umum sudah merata, bahkan ada beberapa yang masuk sampai 100 persen. Kalau rata-rata okupansi sudah sampai 80 persen," kata Benk kepada tribunjateng.com, Selasa (12/10/2021).

Melihat perkembangan itu, Benk melanjutkan, meningkatkan optimisme bagi perhotelan untuk kembali bergeliat. Terlebih dalam menyambut penghujung tahun 2021 nantinya, ia memperkirakan bakal terjadi lonjakan pengunjung.

Sejumlah persiapan kini dilakukan untuk menyambut lonjakan tamu tersebut.

"Persiapan kami untuk November, harapannya nanti juga banyak event karena pemerintah menghabiskan anggaran. Itu bergulir dan sudah sejak dulu. Tentunya masing-masing hotel saat ini memiliki progres bagus," ungkapnya.

Adapun ia menyebutkan, di antara persiapan hotel tersebut yakni pada perbaikan gedung.

Menurutnya, banyak hotel yang kini mulai melakukan perbaikan setelah beberapa waktu sepi dari pengunjung.

"Hotel-hotel sekarang mulai dibetulkan, entah ada pintu rusak atau lainnya.

Ini karena banyak hotel ataupun objek wisata yang kelamaan mangkrak, perlu perawatan. Maka dari itu biarlah hasilnya dinikmati mereka dulu untuk membetulkan hotel," lanjutnya.

Sementara itu, ia menambahkan, sejumlah protokol kesehatan juga dipersiapkan. Menurutnya, telah banyak hotel di Jawa Tengah yang telah memiliki sertifikasi CHSE (cleanliness, healthy, safety, dan enviromental sustainability) sehingga dapat menambah tingkat kepercayaan konsumen dalam menginap ataupun beraktivitas di hotel.

"Sekarang syarat masuk menggunakan aplikasi peduli lindungi sudah banyak yang melakukan, mudah-mudahan nanti tidak dibebani biaya lain biar mereka survive dulu. 

Kami juga terus meminta kebijakan dari pemerintah agar cepat pulih. Sudah saatnya kita memberikan layanan yang baik untuk tamu, baik tempat wisata maupun hotel," imbuhnya. (idy)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved