Breaking News:

FIK Unnes

Teknik Keterampilan Mental Self-Talk Sebagai Penerapan Sport Science bagi Pelatih Kota Semarang

Penerapan Sport Science dalam olaraga merupakan hal yang perlu dan penting untuk dilakukan.

Editor: abduh imanulhaq
FIK UNNES
Dosen Jurusan Pendidikan Kepelatihan FIK Unnes Adiska Rani Ditya Candra memaparkan materi Psikologi olahraga 

Oleh: Adiska Rani Ditya Candra, Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Unnes

PENERAPAN Sport Science dalam olahraga merupakan hal yang perlu dan penting untuk dilakukan. Kebutuhan dukungan Sport Science ini telah diusung oleh Ketua Umum KONI Kota Semarang yang dalam paparannya pada 14 November 2020 menyebutkan pentingnya keterlibatan dan campur tangan Sport Science dalam mendukung pencapaian prestasi olahraga di Kota Semarang.

Workshop tersebut juga dihadiri oleh Dinas Kepemudaan Olahraga yang sependapat dengan hal tersebut. Pihaknya menambahkan Sport Science sebenarnya telah digaungkan dan didesas-desuskan sejak lama.

Namun dalam kenyataan implementasinya masih sangat minim. Padahal kebutuhan kebaharuan teknologi dalam pembinaan olahraga itu menjadi sebuah hal yang harus dan wajib.

Sport Science dalam bidang olahraga meliputi bidang biomekanika, gizi olahraga, psikologi olahraga. Ditinjau dari segi fisiologi, anatomi masuk ke dalam Sport Medicine. Hal itu menjadi motivasi dosen Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKLO) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (Unnes) mewujudkan penerapan Sport Science melalui bidang Kajian Psikologi Olahraga.

Dalam salah satu kegiatan Tri dharma dosen yaitu pengabdian Dosen Jurusan Pendidikan Kepelatihan FIK Unnes yang diketuai oleh Adiska Rani Ditya Candra, M.Pd dan beranggotakan Hermawan, S.Pd., M.Pd, Dr. Arif Setiawan, M.Pd, Sobihin, M.Pd dan Anwar Basuki memaparkan materi psikologi olahraga dengan Tema “Sosialisasi Pengenalan Teknik Keterampilan Mental “Self-talk”. Kegiatan pengabdian yang diusung pengabdi yaitu mengenalkan Sport Science dalam bidang psikologi olahraga atau yang sering dikenal dengan latihan keterampilan mental.

Pengabdian dilakukan dengan waktu yang agak mundur dari jadwal karena memang pada bulan sebelumnya terkendala PSBB yang dimulai dari juni hingga akhir Agustus. Kegiatan pengabdian ini mengusung Tema “Pengenalan Teknik Latihan Keterampilan Mental Self-talk” dimana sasaran dalam kegiatan ini adalah para pelatih.

Tim dosen dari Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas ilmu keolahragaan Universitas Negeri Semarang
Tim dosen dari Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas ilmu keolahragaan Universitas Negeri Semarang (IST)

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengenalan kepada pelatih se-Kota Semarang dalam meningkatkan prestasi atlet melalui pendekatan Sport Science yaitu melalui Psikologi Olahraga. Kegiatan pengabdian dilakukan pada tanggal 4 dan 5 di ruang rapat KONI Kota Semarang yang berada di area Gor Tri lomba Juang Kota Semarang.

Dari data didapatkan 15 pelatih cabang olahraga yang ikut serta dalam kegiatan pengabdian ini. Cabang olahraga tersebut adalah Catur, Wushu, Gulat, Sepak Takraw, Squash, Pencak Silat, Panjat Tebing, Selam, Renang, Paralayang, Dayung, Tinju, Binaraga, Petanque, dan Bola Voli Pasir. Sebenarnya pada hari yang sama terdapat banyak sekali cabang olahraga yang mengikuti tes fisik.

Dikarenakan bersamaan dengan agenda tes fisik atlet maka pelatih juga harus mendampingi dan bertanggung jawab atas atlet tersebut. Sehingga pelatih yang terlibat langsung adalah pelatih yang datang dengan lebih 1 atau 2 pelatih yang dapat mendampingi atlet sehingga yang lain dapat mengikuti sosialisasi pengenalan Teknik keterampilan “Self-talk” ini sebagai kegiatan pengabdian.

Harapan dari pengabdian ini tentunya akan memberikan kontribusi kepada pelatih seperti :

1. Pelatih mendapatkan informasi terkait faktor-faktor mental yang harus ada dalam diri atlet

2. Pelatih memahami faktor kinerja olahraga pada bidang mental olahraga beserta aplikasi di lapangan

3. Pelatih mengenal latihan keterampilan mental yaitu “Self-talk” yang dapat dilatihkan kepada atlet dimana latihan mental ini juga merupakan latihan yang harus ada dalam setiap periodesasi latihan.

Selain itu dengan adanya pendekatan Sport Science ke dalam setiap proses latihan hal ini dapat berdampak pada prestasi olahraga Kota Semarang yang semakin maju. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved