Breaking News:

Berita Purbalingga

Tindaklanjuti Perpres Ponpes, Bupati Tiwi Siapkan Perda Melalui Prolegda 2022

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi menyerap aspirasi dari para pimpinan pondok pesantren (ponpes), Senin (11/10/2021) di Gedung OR Graha Adigun

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: m nur huda
TRIBUNBANYUMAS/Ist. Humas Pemkab Purbalingga. 
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi saat bertemu para pimpinan pondok pesantren (ponpes), Senin (11/10/2021) di Gedung OR Graha Adiguna.  

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi menyerap aspirasi dari para pimpinan pondok pesantren (ponpes), Senin (11/10/2021) di Gedung OR Graha Adiguna. 

Hal ini menyusul telah diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) No 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren.

Aspirasi tersebut dibutuhkan sebagai masukan untuk Pemkab Purbalingga terhadap program pemerintah berkaitan dengan ponpes. 

Perpres tersebut otomatis menjadi payung hukum termasuk pemerintah baik pusat maupun daerah bisa memberikan perhatian bagi pondok-pondok pesantren.

"Bapak Wakil Gubernur telah menindaklanjuti Perpres tersebut dengan penyusunan Perda, maka Pemkab Purbalingga juga akan menindaklanjutinya dengan Perda dan ini akan kami masukan ke dalam Prolegda tahun 2022,” katanya kepada Tribunbanyumas.com, dalam rilis. 

Bupati menegaskan, latar belakang disusunnya Perda tentang pesantren ini bukan karena desakan oknum-oknum tertentu tapi karena Pemkab Purbalingga yang tegak lurus. 

Bupati menyebut, sebelum adanya Perpres tersebut Pemkab Purbalingga sudah memberikan perhatiannya kepada pondok-pondok pesantren. 

Diantaranya hibah operasional untuk ponpes 2 tahun sekali, peningkatan kesejahteraan berupa honor bagi pimpinan ponpes setiap tahun, mulai tahun 2021 Pemkab Purbalingga juga menganggarkan bantuan honor guru ngaji/ustadz/ustadzah di pondok pesantren.

Ada juga program pemberdayaan ekonomi santri. 

"Pemberdayaan ekonomi berupa pelatihan, bantuan peralatan, tahun ini InshaAllah ada lagi, bentuknya bukan pelatihan atau peralatan tapi bantuan dalam bentuk uang. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved