Breaking News:

Berita Purbalingga

Miliki Sabu 0.50 Gram, Seorang Warga Banyumas Diamankan Satresnarkoba Polres Purbalingga

Satresnarkoba Polres Purbalingga mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. 

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: sujarwo
Ist./Humas Polres Purbalingga
D alias S (29) warga Desa Cibangkong, Kecamatan Pakuncen, Kabupaten Banyumas saat konferensi pers Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) di Polres Purbalingga, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Polisi dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Purbalingga mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. 

Satu orang tersangka berinisial D alias S (29) warga Desa Cibangkong, Kecamatan Pakuncen, Kabupaten Banyumas.

D alias S (29) warga Desa Cibangkong, Kecamatan Pakuncen, Kabupaten Banyumas saat konferensi pers Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) di Polres Purbalingga, Rabu (13/10/2021).
D alias S (29) warga Desa Cibangkong, Kecamatan Pakuncen, Kabupaten Banyumas saat konferensi pers Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) di Polres Purbalingga, Rabu (13/10/2021). (Ist./ Humas Polres Purbalingga)

Wakapolres Purbalingga Kompol Sopanah dalam keterangannya, menyampaikan tersangka diamankan petugas beserta barang buktinya di salah satu rumah kos wilayah Kecamatan Bukateja, Rabu (6/10/2021). 

Pengungkapan kasusnya bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya pengguna narkoba. 

Kemudian dilakukan observasi dan penyelidikan.

Akhirnya tersangka berhasil diidentifikasi dan diamankan berikut barang buktinya.

Dari tersangka diamankan barang bukti berupa satu plastik klip transparan berisi narkotika jenis sabu seberat 0,50 gram, satu unit telepon genggam. 

Kemudian ada pula satu kartu ATM, gunting, satu bungkus sedotan warna putih dan buntalan lakban warna hitam serta satu unit sepeda motor.

Tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai operator ekskavator di Bukateja mengaku membeli sabu secara online kepada seseorang yang tidak dikenal. 

Setelah barang sampai kemudian dipakai bersama dengan teman-temannya.

"Tersangka mengaku sudah tiga kali memesan narkotika jenis sabu secara online. Hingga akhirnya berhasil diidentifikasi dan diamankan petugas," jelas Wakapolres kepada Tribunbanyumas.com.

Tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) atau Pasal 127 ayat (2) huruf (a) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. 

Ancaman hukuman pasal tersebut pidana penjara paling sedikit empat tahun dan paling lama 12 tahun. 

Serta pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 10 miliar. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved