Breaking News:

Liga 1 2021

Pelatih Baru PSIS Semarang Ian Andrew Gillan Sudah Tahu Kelemahan Persik Kediri

Pelatih anyar PSIS Semarang, Ian Andrew Gillan mengaku sudah mengantongi peta kekuatan Persik Kediri.

Editor: m nur huda
YOUTUBE/PSIS OFFICIAL
Pelatih baru PSIS Semarang, Andrew Gillian, saat menjalani latihan perdana besama tim di Lapangan Putat Gede, Kabupaten Kendal, Jumat, 8 Oktober 2021. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pelatih baru PSIS Semarang, Ian Andrew Gillan mengaku sudah mengantongi peta kekuatan Persik Kediri.

PSIS Semarang dijadwalkan bersua Persik Kediri pada laga pembuka seri kedua Liga 1 2021 pada Jumat (15/10/2021).

Ian Andrew Gillan mengaku sudah mengambil alih latihan David Maulana dkk sejak Jumat (8/10/2021) kemarin.

Meski belum genap sepekan, namun pelatih asal Skotlandia sudah beradaptasi dengan cepat.

Ian Andrew telah mempelajari calon lawan-lawannya di seri kedua Liga 1 2021, termasuk Persik Kediri.

Menurut Ian, Persik merupakan tim bagus meski mengalami rententan hasil yang tidak bagus.

Oleh karena itu, dia meminta para pemain tidak menganggap remeh Macan Putih lantaran mereka bisa bangkit pada seri kedua nanti.

“Persik salah satu tim promosi yang cukup bagus. Walaupun saat ini ada pergantian pelatih, mereka harus tetap diwaspadai. Kekuatan dan kelemahan Persik juga telah kami pelajari,” ujar Ian dikutip dari laman resmi klub.

“Apalagi PSIS saat ini berada di atas, sehingga pasti semua lawan ingin mengalahkan kami. Itu yang harus kami waspadai dan harus kami persiapkan baik pertandingan lawan Persik,” sambung dia.

Guna mempertahankan pencapaian apik di seri pertama, Ian mengatakan bahwa timnya harus bisa mempertahankan konsistensi.

Lebih jauh, ia menargetkan permainan skuad Mahesa Jenar dapat lebih berkembang ke depannya.

“Kami butuh konsistensi. Hasil bagus di seri satu kemarin yang didapat oleh tim harus kita jaga dan kita tingkatkan untuk menjaga posisi kami di klasemen,” jelasnya.

Untuk meraih hasil maksimal dari Persik, Ian telah melakukan beberapa simulasi pertandingan.

Mulai dari taktikal saat bermain normal dan strategi saat situasi set piece.

(*Bolasport)

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved