Breaking News:

Travel Semarang

Pengunjung Semarang Zoo Masih Jauh dari Kapasitas

Sejak kembali dibuka tanggal 18 Agustus 2021 lalu, total pengunjung di objek wisata Semarang Zoo disebutkan masih jauh dari kapasitas.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Catur waskito Edy
Tribun Jateng/ Idayatul Rohmah
Seorang pengunjung tampak memotret satwa di objek wisata Semarang Zoo, kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejak kembali dibuka tanggal 18 Agustus 2021 lalu, total pengunjung di objek wisata Semarang Zoo disebutkan masih jauh dari kapasitas.

Direktur Semarang Zoo, Choirul Awaludin menyatakan, hingga saat ini total pengunjung teramai yakni sekitar 3.000 pengunjung yang tercatat pada hari Minggu.

"(Minggu) kemarin pengunjung sekitar 3.000 orang," kata Awaludin, Selasa (12/10/2021).

Awaludin menjelaskan, angka ini masih jauh dari kapasitas pengunjung 50 persen.

Dijelaskan, dalam situasi normal Taman Satwa Semarang ini dapat menampung kurang lebih 30.000 sampai 35.000 pengunjung.

Adapun di tengah pandemi disusul pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) ini, pengunjung menyusut drastis.

Awal menyebutkan, penurunan saat PPKM ini mencapai 20 persen dari kondisi pandemi sebelum PPKM.

"Pengunjung hari Minggu sekarang rata-rata masih 2.500 pengunjung, biasanya ketika kondisi pandemi bisa di angka sekitar 3.500 pengunjung. Ini turun sekitar 20 persen dari kondisi Covid-19 sebelum PPKM," sebutnya.

Sedangkan, pada hari aktif, Awal mengatakan, pengunjung saat ini masih pada kisaran 100 sampai 200 orang. "Paling banyak 300 orang," tambahnya.

Awal menyebutkan, selain sebab adanya berbagai pembatasan saat pandemi ini, syarat menunjukkan kartu vaksin untuk memasuki taman satwa ini juga masih menjadi kendala bagi sejumlah pengunjung.

Disebutkan, sejumlah pengunjung tertolak saat hendak memasuki taman satwa ini sebab tidak adanya bukti telah melakukan vaksinasi.

"Ada sekitar 5 persen (pengunjung) yang tertolak masuk. Ketika mereka tidak membawa kartu vaksin, kami beri solusi rapid test di sini dan ternyata banyak yang lebih memilih pulang," ungkapnya.

Ia lantas melanjutkan, syarat telah melakukan vaksin untuk memasuki Semarang Zoo ini ditujukan untuk orang dewasa sebab sejauh ini belum ada vaksinasi untuk anak-anak.

Adapun untuk masuk memasuki taman satwa Semarang, ia menyebut sejauh ini masih menggunakan barcode sebagai bukti identitas.

"Sejauh ini hitungan keluar-masuk Semarang Zoo masih manual. Saat ini kami masih menunggu perijinan CHSE dan penggunaan aplikasi peduli lindungi," imbuhnya. (idy)

Baca juga: Program Dana Talangan BUMDes Cindelaras Grobogan Diapresiasi Gubernur Ganjar Pranowo

Baca juga: Masyarakat Kota Tegal Lebih Senang Ikuti Vaksinasi Door to Door, Hadi: Lebih Dekat

Baca juga: Yusuf Terima Kerja Narapidana Yang Telah Menyelesaikan Masa Hukuman di Lapas Kedungpane

Baca juga: Pemkab Pati Raih Anugerah Parahita Ekapraya Kategori Madya

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved