Breaking News:

Berita Viral

Polisi Temukan Luka di Organ Intim 3 Bocah di Luwu Timur, Ini Keterangan Dokter yang Memeriksa

Ibu kandung korban, RS pun lantas melaporkan mantan suaminya, SA, karena diduga telah merudapaksa tiga anak kandungnya sendiri

Editor: muslimah
TribunTimur/Darul
IRT asal Luwu Timur, RS, saat mengadukan kasus rudapaksa yang menimpa tiga anaknya ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Anak (P2TP2A) Kota Makassar pada Sabtu (21/12/2019) petang. 

TRIBUNJATENG.COM - Kasus yang kini dikenal sebagai 'Tiga Anak Saya Diperkosa' memasuki babak baru.

Polisi menemukan nukti soal peradangan di organ vital anak-anak tersebut.

Diketahui, tiga orang anak yang masih dibawah umur, yakni yakni AL (8), MR (6), dan AS (4) diduga dirudapaksa dan dicabuli oleh ayah kandungnya sendiri.

Ibu kandung korban, RS pun lantas melaporkan mantan suaminya, SA, karena diduga telah merudapaksa tiga anak kandungnya sendiri.

Baca juga: Dokter Muda Nyaris Dirudapaksa di Rumah Dinas, Pelaku Ditangkap Setelah Seminggu Sembunyi di Hutan

Baca juga: Suami Perempuan yang Pura-pura Dibegal Syok, Bupati Sebut Utang Rp 25 Miiar Ineu juga Bohong

RS melaporkan SA ke Polres Luwu Timur pada 9 Oktober 2019 silam. 

Akan tetapi, laporan tersebut tiba-tiba dihentikan oleh Polres Luwu Timur.

Pihak kepolisian mengklaim penyelidikan dihentikan karena tidak ditemukan cukup alat bukti.

Penghentian penyidikan itu sempat tersiar diduga karena SA, terduga pelaku ini berstatus pejabat daerah.

Melihat hal tersebut, ibu korban pun berjuang mencari keadilan untuk anak-anaknya.

Hingga kemudian, ibu korban membongkar kejadian tersebut di situs web Project Multatuli, dengan judul 'Tiga Anak Saya Diperkosa, Saya lapor ke Polisi. Polisi menghentikan Penyelidikan'.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved