Breaking News:

Berita Grobogan

Program Dana Talangan BUMDes Cindelaras Grobogan Diapresiasi Gubernur Ganjar Pranowo

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengapresiasi BUMDes Cindelaras, Kabupaten Grobogan.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: sujarwo
Dok. Humas Pemprov Jateng
Gubernur Ganjar Pranowo melihat pelayanan pembayaran pajak kendaraan di Bumdes Cindelaras, Desa Bandungharjo, Toroh, Grobogan, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN -  Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengapresiasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cindelaras di Desa Bandungharjo, Toroh, Kabupaten Grobogan.

Pasalnya, BUMDes tersebut mener

Gubernur Ganjar Pranowo melihat pelayanan pembayaran pajak kendaraan di Bumdes Cindelaras, Desa Bandungharjo, Toroh, Grobogan, Rabu (13/10/2021).
Gubernur Ganjar Pranowo melihat pelayanan pembayaran pajak kendaraan di Bumdes Cindelaras, Desa Bandungharjo, Toroh, Grobogan, Rabu (13/10/2021). (Dok. Humas Pemprov Jateng)

apkan sistem talangan untuk pembayaran pajak kendaraan bagi masyarakat.

Sehingga, masyarakat Desa Bandungharjo yang belum memiliki uang, tak perlu membayar lunas pajak kendaraannya.

Hal itu ditemukan Ganjar saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Bandungharjo, Toroh, Grobogan, Rabu (13/10/2021).

Bahkan, masyarakat cukup bayar pajak kendaraan di kantor desa sehingga tak perlu datang ke kantor Samsat.

Menurut Ganjar, program yang dikembangkan BUMDes Cindelaras, Desa Bandungharjo itu sangat menarik dan inspiratif. Terlebih, dana talangan dari BUMDes bisa dicicil 3 bulan.

"Ini ada yang menarik. Di Desa Bandungharjo Kecamatan Toroh, ada BUMDes yang kreatif. Dia melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor masyarakatnya dengan cara tak biasa. Nalangi sik (menalangi dulu) kalau ada warga yang belum punya uang dan sudah jatuh tempo. Bisa dicicil selama tiga bulan," kata Ganjar, dalam rilisnya.

Selain membantu masyarakat mendekatkan pelayanan pembayaran pajak, sistem dana talangan juga menurut Ganjar sangat kreatif. Hal ini membuat masyarakat tertib bayar pajak karena ada kemudahan.

"Ini membantu penarikan pajak juga, negara terbantu. Tinggal kita dorong nanti lebih canggih lagi karena ini ada yang masih manual. Dan yang seperti ini di Grobogan sudah ada di 8 kecamatan berbeda," ucapnya.

Sementara itu, Ketua BUMDes Cindelaras, Yanto mengatakan, program pembayaran pajak kendaraan bermotor di desanya itu sudah dilakukan sejak 2019 lalu.

Program itu sangat diminati masyarakat karena program dana talangan.

"Jadi masyarakat yang belum punya uang untuk melunasi pajak, kita bantu. Umpama habisnya Rp400 ribu, baru punya Rp 200 ribu, nanti kekurangannya ditalangi BUMDes," terangnya.

Dana talangan itu lanjut dia bisa dicicil dalam kurun waktu tiga bulan. Bunga yang dikenakan sangat ringan, yakni hanya 3 persen saja.

"Masyarakat antusias sekali, karena selain malas kalau mau bayar pajak jauh, mereka juga terbantu karena pendapatan mereka sebagai petani kan tidak menentu. Ada yang panen biasanya tiga atau enam bulan sekali, jadi kekurangannya bisa ditalangi," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved