Breaking News:

Berita Tegal

Uji Coba Pembukaan Wisata di Kabupaten Tegal Masih Berlangsung, Saidno: Hasil Evaluasi Bagus

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 masih berlangsung di Kabupaten Tegal.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Desta Leila Kartika
Ilustrasi suasana di area daya tarik wisata (DTW) Guci Kabupaten Tegal beberapa waktu lalu di masa uji coba pembukaan kembali setelah tutup karena adanya PPKM Level.  

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 masih berlangsung di Kabupaten Tegal, meski demikian uji coba pembukaan sektor pariwisata terus berlanjut dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Saat dikonfirmasi bagaimana hasil evaluasi sejauh ini, Kepala Disporapar Kabupaten Tegal Saidno, mengaku masih berjalan dengan baik dan pihaknya belum menerima laporan ada penularan Covid-19 di sektor pariwisata.

Baca juga: Jadwal Bola, Klasemen, Top Skor Liga Italia, AC Milan Vs Verona, Juventus Vs Roma dan Lazio Vs Inter

Baca juga: Bupati Dico Ganinduto Hadiri Penyaluran Bansos dari Kodim Kendal bagi Pelaku UMKM

Baca juga: Atletico Madrid dan PSG Siap Bajak Barella yang Alami Negosiasi Alot dengan Inter Milan

Evaluasi pun terus dilakukan tepatnya seminggu sekali di hari Selasa, sebagai penentu apakah uji coba pembukaan wisata bisa lanjut atau tidak.

"Ya betul, uji coba pembukaan wisata dengan pembatasan dan penerapan prokes secara ketat masih berlangsung di Kabupaten Tegal. Kami batasi jumlah pengunjung tidak boleh lebih dari 25 persen kapasitas daya tampung. Selain itu setiap Selasa kami adakan evaluasi dan juga bersih-bersih area wisata sehingga wisata tutup selama satu hari," jelas Saidno, pada Tribunjateng.com, Rabu (13/10/2021).

Antisipasi membludaknya jumlah pengunjung terutama di akhir pekan, Saidno mengatakan, pihaknya mengatur terutama area parkir kendaraan supaya tetap kondusif.

Ia pun mencontohkan, kendaraan bus tidak boleh parkir atau masuk di area depan kantor UPTD Guci. Sehingga pengemudi diarahkan untuk parkir di lapangan parkir barat Guci.

Mengingat jika bus sampai naik ke area parkir UPTD, maka dikhawatirkan terjadi kemacetan atau penumpukan kendaraan.

"Rencana kami kedepan, juga ingin melakukan penataan terutama di depan kantor UPTD Guci yang bisa disebut sebagai jantung nya Guci. Namun untuk bisa merealisasikan saya perlu bersinergi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, dan perhutanan. Kami sudah mengkomunikasikan, namun adanya pandemi Covid-19 beberapa anggaran ada yang kemudian difokuskan untuk kesehatan dulu," terangnya.

Khusus di DTW Guci, lanjut Saidno, uji coba pembukaan kembali wisata sudah berlangsung sejak 31 Agustus 2021 lalu dan masih berlangsung sampai sekarang.

Namun masih terbatas kapasitas pengunjung hanya 1.000 orang per hari dari daya tampung maksimal.

Selain itu, jam operasional mulai pukul 07.30 - 16.00 WIB kecuali penginapan, villa, hotel, dan sejenisnya.

Baca juga: Kecelakaan Maut Motor vs Kerbau di Kendal, Dian Warga Batang Meninggal di Lokasi

Baca juga: Liga Italia Akhir Pekan Ini Ada Juventus vs AS Roma, Jose Mourinho Terancam Kehilangan Pemain Utama

Baca juga: Alasan Kenapa Harga iPhone Mahal Banget tapi Tetap Diburu Konsumen? Ini jawabannya

Setiap seminggu sekali ada satu hari diliburkan (wisata tutup) untuk kegiatan disinfektan, bersih-bersih, kesehatan lingkungan, dan evaluasi.

Sementara untuk wahana wisata air yang dipergunakan untuk umum seperti pancuran 13, pancuran 7, dan pancuran 5, sampai saat ini masih tutup atau belum beroperasi lagi. 

"Alhamdulillah sampai saat ini saya belum menerima laporan atau kabar mengenai terjadi penularan Covid-19 di sektor pariwisata. Semuanya sehat dan berusaha disiplin menetapkan prokes, baik pengelola wisata, pelaku wisata, dan pengunjung," tandasnya. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved