Breaking News:

Berita Semarang

Vaksin Booster akan Jadi Syarat Wajib Ibdah Umrah, Ahyani: Bisa Jadi Seperti Itu

Vaksin booster akan jadi syarat untuk masyarakat yang hendak melaksanakan ibadah umrah.

Penulis: budi susanto | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Ilustrasi. Seorang tenaga kesehatan di RSUD Kardinah Kota Tegal mengikuti vaksinasi dosis ketiga, Rabu (18/8/2021). Mereka mendapatkan vaksin booster jenis Moderna.  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Vaksin booster atau tambahan dosis vaksin akan jadi syarat untuk masyarakat yang hendak melaksanakan ibadah umrah.

Persyaratan tersebut mencuat setelah Pemerintah Arab Saudi melaksanakan nota diplomatik, dengan Pemerintah Indonesia 8 Oktober lalu.

Tambahan vaksin dimungkinkan menjadi syarat wajib jika Arab Saudi deal membuka layanan umrah untuk masyarakat.

Persyaratan bagi jamaah umrah tersebut juga sempat diutarakan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jateng, Ahyani.

"Ada isu seperti itu, jadi calon jamaah harus mengikuti vaksin booster. Terdapat empat vaksin rekomendasi dari sana yaitu Pfizer, Moderna, Astrazeneca dan Johnson and Johnson," katanya, Rabu (13/10/2021).

Meski sudah ada nota diplomasi dan kabar mengenai persyaratan vaksin booster untuk calon jamaah umrah, namun menurutnya belum ada kepastian ibadah umrah akan dibuka kapan.

“Kami masih menunggu rancangan ketentuan mekanisme persyaratan pelaksanan ibadah umrah dari Kementerian Agama. Jadi teknisnya dan mekanisme secara pasti seperti apa belum bisa kami sampaikan,” paparnya.

Ia menjelaskan, ada kemungkinan mekanisme dan persyaratan menyesuaikan kondisi di tengah pandemi.

"Misalnya pemberlakuan karantina, jadi ibadah umrah di tengah pandemi tidak akan seperti dulu. Untuk itu kami harap masyarakat bersabar dan menunggu keluarnya regulasi resmi,” tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved