Breaking News:

Berita Video

Video Warga Celong Batang Desak PT KAI Izinkan Pembuatan Terowongan Air

Puluhan warga Celong, Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih mendesak PT KAI segera mengeluarkan izin agar pembuatan terowongan jalur air.

Penulis: dina indriani | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM,BATANG -  Berikut ini video warga Celong Batang desak PT KAI izinkan pembuatan terowongan air.

 Puluhan warga Celong, Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih mendesak PT KAI segera mengeluarkan izin agar pembuatan terowongan jalur air yang melintas di bawah jalan kereta api bisa segera direalisasikan.

Pasalnya, Keberadaan terowongan tersebut dianggap sangat penting agar pemukiman mereka tidak diterjang banjir bandang akibat dampak pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

“Warga sangat berharap pihak PT KAI bisa memberikan izin pembuatan terowongan di bawah jalur kereta api, sehingga banjir bisa tertangani,” tutur Kepala Desa Kedawung, Amat Subekhi disela-sela penyerahan bantuan CSR dari Manajemen PT KITB atau Grand Batang City, Selasa (12/10/2021).

Dia menjelaskan, untuk mengatasi banjir sendiri pihak PT KITB sudah membuat kolam penampungan atau retensi. 

Tetapi karena tidak ada jalur pembuangan air ke laut, maka tetap meluap jika melebihi kapasitas dan akhirnya menerjang perkampungan.

“Apalagi sebentar lagi akan memasuki musim penghujan, karena itulah, kami sangat berharap PT KAI bisa segera menyetujui pembuatan jalur air di bawah rel kereta. 

Sedangkan PT KITB sendiri sudah membuat jalur pembuangan disisi Utara rel, sehingga saat izin turun, maka tinggal menyambungkan saja,” jelasnya.

Sementara itu Direktur HCM & Finance Grand Batang City, Dodik Ristiawan saat memberikan sambutan pada acara penyerahan CSR bantuan bagi warga Celong mengatakan tim di lapangan sudah melakukan tindakan-tindakan temporer untuk mengantisipasi agar banjir tidak kembali terjadi.

"Karena akhir-akhir tahun, merupakan bulan basah, maka tindakan permanen mengatasi banjir juga sudah disiapkan, dan akhir bulan ini sudah mulai jalan. Insyaallah hal-hal yang tidak kita inginkan bisa dihindari, dan mitigasi semaksimal mungkin,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, pihak PT KITB juga meminta dukungan dari masyarakat Celong dan pihak Desa Kedawung terkait resiko-resiko yang harus dimitigasi secepat mungkin diinfokan. 

Dengan begitu, pihak manajemen KITB bisa mengambil tindakan yang cepat.

"Dari manajemen PT KITB sangat berkomitmen terhadap mitigasi resiko, dan bagaimana membangun kawasan ini menjadi sebuah kawasan yang mempunyai multiplayer efek ditingkat lokal maupun nasional,” pungkasnya.

(din)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved