Breaking News:

Relawan

1.000 Relawan Solo Raya Dilatih Antisipasi Lonjakan Covid-19

1.000 relawan di wilayah Solo Raya mengikuti penggalangan dan peningkatan kapasitas mengantisipasi potensi lonjakan kasus Covid-19. 

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto membuka kegiatan penggalangan dan peningkatan kapasitas relawan Covid-19 se-Solo Raya ditandai dengan pemukulan gong di Ramada Suites Hotel Colomadu Kabupaten Karanganyar, Kamis (14/10/2021).  

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sebanyak 1.000 relawan di wilayah Solo Raya mengikuti penggalangan dan peningkatan kapasitas mengantisipasi potensi lonjakan kasus Covid-19. 

Kegiatan pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Bidang Koordinasi Relawan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pelatihan bagi relawan se-Solo Raya itu diadakan di Ramada Suites Hotel mulai hari ini Kamis (14/10/2021) hingga 18 Oktober 2021. 

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto secara resmi membuka pelatihan tersebut.

Baca juga: Rumah Zakat Gelar Upgrading bagi Relawan 

Turut hadir secara daring, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dan Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Prasinta Dewi serta Kalakhar BPBD se-Solo Raya.

Kepala Sub Bidang Relawan Kesehatan BKR Satgas Covid-19, Joseph Frederick William menyampaikan, ada dua sesi pelatihan yang digelar setiap harinya dengan jumlah peserta 200 relawan.

Setiap sesi terbagi menjadi empat kelas dengan jumlah peserta 25 orang per kelas. 

Sebanyak 1.000 relawan yang mengikuti peningkatan kapasitas ini merupakan perwakilan relawan dari berbagai daerah, instansi pemerintahan, organisasi kemasyarakatan mitra kebencanaan wilayah Solo Raya. 

Baca juga: Kuliah Offline Blended Learning, Mahasiswa Bidikmisi FUHUM UIN Walisongo Jadi Relawan Covid-19

Mereka ada diberikan materi-materi selama berlangsungnya kegiatan hingga 5 hari kedepan. 

"Pertama materi pencegahan, penyebaran dan kebijakan 3M, kedua gerakan 3T (tracing, treatment dan testing), ketiga relawan dan kerelawanan, keempat teknik berkomunikasi efektif dan kelima penggunaan instrumen monitoring relawan bersatu lawan Covid-19 (BLC," katanya kepada Tribunjateng.com. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved