Breaking News:

Berita Batang

Berpotensi di Bidang Teknik Mesin, SMKN 1 Kandeman Wacanakan Produksi Mobil Listrik Mini

SMKN 1 Kandeman Batang mewacanakan untuk memproduksi mobil listrik mini.

Penulis: dina indriani | Editor: sujarwo
Dok. Diskominfo Batang
Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Tengah, Budiyanto EP saat meninjau praktik pembelajaran teknik mesin, di SMKN 1 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (14/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Melihat potensi yang menonjol di bidang teknik mesin dan adanya pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, SMKN 1 Kandeman mewacanakan untuk memproduksi mobil listrik mini.

Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Tengah,

Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Tengah, Budiyanto EP saat meninjau praktik pembelajaran teknik mesin, di SMKN 1 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (14/10/2021).
Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Tengah, Budiyanto EP saat meninjau praktik pembelajaran teknik mesin, di SMKN 1 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (14/10/2021). (Dok. Diskominfo Batang)

Budiyanto EP mengatakan beberapa tahun ke depan produksi mobil listrik akan masif di Indonesia.

Maka setelah melihat langsung sarana prasarana yang cukup lengkap, dirasa memiliki potensi yang dapat dikembangkan.

“Buat saja proyek pembuatan mobil listrik mini dalam jangka waktu beberapa bulan bahkan beberapa tahun. 

Apalagi akan ada Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang beberapa tahun ke depan,” tuturnya, saat meninjau praktik pembelajaran teknik mesin, di SMKN 1 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (14/10/2021).

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Kandeman Suyanta mengatakan dengan kondisi lingkungan sekolah yang cukup luas.

Nantinya mobil listrik itu memudahkan para pendidik dan siswa menjangkau beberapa akses ketika mengikuti pembelajaran praktik.

“Sekolah kami luasnya lima hektare, sehingga untuk mengarungi lingkungan pendidikan yang seluas ini, disarankan untuk membuat mobil listrik mini, yang digunakan untuk mempermudah akses, insyaallah akan diusahakan,” jelasnya.

Ia mengharapkan ke depan para siswa untuk membuat mobil bersumber tenaga listrik. 

Selain itu, ke depan pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan pihak Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang maupun Kawasan Industri Kendal untuk bisa berkolaborasi.

“Saya yakin anak-anak kami bisa melihat kompetensi yang mumpuni. Namun untuk memolesnya agar lebih bagus, diperlukan adanya kerja sama dengan beberapa pihak,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved