Breaking News:

Pendidikan

Kepala Satpol PP Jateng Cek Prokes PTM Sekolah di Batang

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi Jawa Tengah Budiyanto ingatkan warga sekolah tetap patuhi prokes selama PTM di Batang.

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi Jawa Tengah Budiyanto EP saat meninjau proses PTM, di ruang praktik SMKN 1 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (14/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi Jawa Tengah Budiyanto EP kembali mengingatkan kepada Para guru dan peserta didik diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) selama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Hal itu dikarenakan sekolah berpotensi untuk menjadi klaster penularan Covid-19.

“PTM terbatas di Jawa Tengah sudah berjalan selama dua bulan dengan tetap mengedepankan prokes. 

Jadi dalam pelaksanaan PTM, jumlah siswa yang diizinkan hanya 30 persen, namun apabila ada kelas khusus seperti XII, diizinkan lebih dari 30 persen atau sesuai kebijakan sekolah masing-masing,” tutur Budiyanto, saat meninjau proses PTM, di ruang praktik SMKN 1 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (14/10/2021).

Ia menegaskan, pengawasan lebih diintensifkan ketika menjelang jam masuk dan setelah jam pulang sekolah, karena justru anak cenderung berkerumun.

“Kami usahakan jangan sampai mereka menunggu terlalu lama dan siangnya dilakukan pemantauan agar segera pulang ke rumah,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan peserta didik yang berkerumun memang masih ada, meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak. 

Belakangan ini pihaknya lebih mengutamakan tindakan persuasif untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah.

“Kalau di awal pandemi, penindakan yang dilakukan sesuai peraturan kepala daerah dalam penegakan hukumnya tapi sekarang ini Gubernur Ganjar Pranowo memerintahkan bupati dan walikota untuk lebih persuasif,” imbuhnya.

Kepala SMKN 1 Kandeman, Suyanta mengatakan operasi gabungan ini sangat mendadak, sehingga dapat melihat kondisi realita dalam proses pembelajaran anak didik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved