Breaking News:

Guru Berkarya

Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Guru

Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari peran berbagai komponen sekolah.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Raslan SPd, Kepala SDN Maitan 01 Kabupaten Pati 

Oleh: Raslan SPd, Kepala SDN Maitan 01 Kabupaten Pati

PENINGKATAN kualitas pendidikan di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari peran berbagai komponen sekolah. Salah satu komponen sekolah tersebut adalah kepala sekolah yang memiliki kedudukan penting dan paling esensial dalam meningkatkan kualitas, mutu, serta pelaksanaan pendidikan menurut Susanto, A. T., dan Muhyadi, M., (2016).

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Kepala Sekolah menjelaskan bahwa kepala sekolah adalah seorang guru yang diberikan tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau madrasah untuk memimpin dan mengelola sekolah atau madrasah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Dalam pelaksanaannya, peningkatan mutu pendidikan oleh kepala sekolah dapat dilaksanakan dengan adanya kepemimpinan kepala sekolah.

Upaya kepala sekolah untuk memotivasi, membimbimg, mengarahkan, dan menggerakkan, seluruh komponen pendidikan dan pihak-pihak terkait guna berperan serta dalam mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan disebut sebagai kepemimpinan kepala sekolah. Seiring perubahan zaman yang cukup pesat, semakin mutakhirnya teknologi digital, dan adanya kehidupan normal di masa pandemi Covid-19, peran kepala sekolah semakin penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Salah satu peran penting kepala sekolah tersebut adalah untuk dapat meningkatkan kompetensi guru. Khususnya dalam mengembangkan dan memaksimalkan pemanfaatan berbagai teknologi digital dalam pembelajaran secara daring maupun luring.

Upaya kepala sekolah di SD Negeri Maitan 1 Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati Jawa Tengah guna meningkatkan kualitas kompetensi guru adalah sebagai berikut: pertama, kepala sekolah melaksanakan kegiatan supervisi setiap tiga bulan sekali. Supervisi didefinisikan sebagai suatu kegiatan atau aktivitas yang direncanakan dan dilaksanakan dengan tujuan untuk dapat membantu seluruh komponen pendidikan di sekolah agar mampu melaksanakan pekerjaan secara efektif dikatakan oleh Purwanto (2000).

Kegiatan supervisi yang dilaksanakan oleh kepala sekolah di SD Negeri Maitan 1 di antaranya kegiatan monitoring pelaksaan kegiatan belajar mengajar (KBM), menilai kelengkapan administrasi guru, serta memberikan semangat, motivasi, dan pembinaan kepada guru-guru agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara maksimal.

Kedua, kepala sekolah aktif memberikan informasi dan memberikan motivasi kepada guru-guru untuk mengikuti berbagai jenis diklat. Hal tersebut didukung oleh adanya situasi pandemi yang semakin memudahkan kegiatan diklat bagi tenaga pendidik profesional agar mampu memaksimalkan kompetensi di bidang pengajaran serta penyaluran informasi pengetahuan kepada peserta didik dengan mendekatkan antara ilmu pengetahuan dan teknologi digital.

Ketiga, kepala sekolah aktif mengadakan pelatihan guna meningkatkan profesionalitas guru. Salah satu bentuk pelatihan yang sering dilaksanakan oleh kepala sekolah di SD Negeri Maitan 1 adalah peltihan penggunaan teknologi digital serta pemanfaatan berbagai platfom-platform digital online yang mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan kegaitan pembelajaran guru khususnya di masa pandemi.

Hal tersebut bertujuan agar pelaksanaan pembelajaran daring tetap memiliki kualitas mutu yang prima seperti pada pembelajaran sebelum masa pendemi serta mampu memaksimalkan pemanfaatkan distribusi kuota dari pemerintah kepada peserta didik secara maksimal. Berdasarkan berbagai upaya kepala sekolah sebagai bagian dari tugas pokok dan fungsinya yang telah dilaksanakan, ternyata dapat meningkatkan kompetensi guru secara signifikan.

Hal itu terlihat dari performa guru yang dapat memberikan pengajaran secara maksimal kepada peserta didik di tengah adanya pandemi seperti saat ini. Kepala SD Negeri Maitan 1 menyadari peningkatan kualitas mutu pendidikan di sekolah hanya dapat dilaksanakan dengan sinergitas dari berbagai komponen pendidikan di sekolah khususnya kompetensi guru yang berkualitas. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved