Breaking News:

Berita Semarang

Hendi Minta DPU Putus Kontrak Hingga Blacklist Kontraktor Pembangunan Jembatan Kaca Tinjomoyo

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengambil langkah atas molornya pembangunan Jembatan Kaca Tinjomoyo.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: galih permadi
Dokumentasi Humas Pemkot Semarang
Pembangunan Jembatan Kaca Tinjomoyo 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengambil langkah atas molornya pembangunan Jembatan Kaca Tinjomoyo.

Putus kontrak maupun blacklist bisa menjadi sikap tegas yang diambil apabila pihak kontraktor tidak dapat menyelesaikan pembangunan tersebut.

"Kalau sudah jadi masalah harus jadi sebuah sikap. Kami sudah sampaikan kepada dinaa untuk mengambil sikap.

Kalau memang tidak bisa (menyelesaikan), dilakukan sesuai ketentuan yang ada, putus kontrak dan blacklist," terang Hendi, sapaanya, Jumat (15/10/2021).

Atas kegagalan proyek senilai Rp 11 miliar tersebut, Pemerintah Kota Semarang terpaksa harus menganggarkan kembali pembangunan Jembatan Kaca sebagau proyek prioritas di bidang pariwisata pada tahun 2022.

"Kami akan menganggarkan kembali pembangunan Jembatan Kaca Tinjomoyo di tahun depan," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Hendi mengaku kecewa dengan kinerja pelaksana proyek. Dia menilai, pelaksana yang mengerjakan proyek itu tidak berkualitas dan tidak dapat dipercaya dengan baik.

"Aduh, saya sedih karena evaluasi jembatan kaca kontraktornya tidak bonafide, tidak berkualitas," ungkapnya.

Menurut Hendi, pihak kontraktor harus diberi pelajaran jika tidak mampu menyelesaikan proyek Jembatan Kaca.

Proyek ini merupakan proyek dedicated atau program prioritas Pemerintah Kota Semarang.

Namun pada kenyataannya, progres proyek tersebut justru mengalami deviasi hingga 25 persen. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved