Berita Nasional

Menkes: Rachel Vennya Harus Segera Kembali ke Karantina dan Dihukum

"Dia harusnya masuk karantina lagi dan dihukum supaya jangan melanggar lagi," ujar Menkes.

Tribunnews.com/Istimewa
Selebgram Rachel Vennya (Instagram @rachelvennya) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Selebgram Rachel Vennya harus kembali ke karantina dan dihukum.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Seperti diketahui, Rachel kabur saat menjalani karantina Covid-19 setelah berpergian ke Amerika Serikat.

Baca juga: Rachel Vennya Akhirnya Buka Suara Setelah Kabur dari Karantina: Aku Egois dan Sombong

"Harusnya dia (Rachel) segera masuk karantina lagi. Dia harusnya masuk karantina lagi dan dihukum supaya jangan melanggar lagi," ujarnya ketika berada di Lebak, Banten, Kamis (14/10/2021).

Ia pun menyesalkan kasus tersebut, lantaran karantina harus dilakukan sebagai upaya melindungi masyarakat dari risiko penularan virus corona.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat memberikan keterangan kepada wartawan di sela kunjungan kerjanya meninjau vaksinasi yang digelar di Pagelaran Keraton Solo, Rabu (29/9/2021).
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat memberikan keterangan kepada wartawan di sela kunjungan kerjanya meninjau vaksinasi yang digelar di Pagelaran Keraton Solo, Rabu (29/9/2021). (Tribun Jateng/ Muhammad Sholekan)

"Karantina kesehatan kan bukan untuk karantina dia, tapi kepentingan masyarakat juga. Kalau dia melanggar itu, dia memberikan risiko ke publik, ke masyarakat," ungkap mantan dirut Bank Mandiri ini.

Budi pun menegaskan, apa yang dilakukan mantan istri Niko Alhakim sebagai bentuk pelanggaran.

Meski tak merinci sanksi seperti apa yang akan diberikan, ia meminta Rachel untuk segera kembali melakukan karantina.

"Pelanggaran yang seharusnya jangan dilakukan lah. Kita bukan aparat hukum. Tapi kalau saya (inginnya) dia harus cepet masuk lagi (karantina)," tegasnya.

 
Terancam Penjara Satu Tahun

Sebelumnya, pemerintah memastikan hukum ditegakkan kepada pelanggar karantina.

"Terkait dengan kasus WNI yang meninggalkan masa karantina di Wisma Atlet sebelum waktunya, maka pemerintah memastikan bahwa proses hukum sedang berjalan," tegas Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito dalam keterangan pers virtual Kamis (14/10/2021).

Untuk itu diharapkan, kepada seluruh pelaku perjalanan internasional yang akan masuk Indonesia, diminta untuk menaati peraturan yang telah ditetapkan.

"Dan jangan melanggar karena akan dikenakan sanksi yang tegas," lanjutnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved