Breaking News:

Berita Semarang

Pedagang Johar yang Semula Dapat Undian SCJ Akan Segera Dapat Lapak

Seluruh Pedagang Pasar Johar dipastikan mendapat tempat di satu dari empat blok yang disiapkan Pemerintah Kota Semarang yakni Johar Utara, Johar Tenga

TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Waras (68) seorang pengrajin pigura sedang melayani pembeli di lapak Pasar Johar Tengah, Jumat (8/10/21). Waras adalah salah satu pedagang yang pertama menempati Pasar Johar. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seluruh Pedagang Pasar Johar dipastikan mendapat tempat di satu dari empat blok yang disiapkan Pemerintah Kota Semarang yakni Johar Utara, Johar Tengah, Johar Selatan, atau Kanjengan.

Hal itu disampaikan oleh Asisten II Setda Kota Semarang, Widoyono menyusul adanya keluhan dari para pedagang konveksi yang mendapatkan undian lapak di Shopping Center Johar (SCJ).

Wido menyampaikan, telah beraudiensi dengan para pedagang yang merasa terlempar dari Johar Utara ke SJC. Pedagang meminta untuk bisa tetap masuk ke SJC.

Dia pun menegaskan, pedagang yang belum sama sekali mendapatkan tempat dipastikan akan mendapatkan lapak di salah satu dari empat blok tersebut.

Begitu pula pedagang yang semula mendapat undian di SCJ akan diakomodir di empat blok tersebut mengingat SJC masih belum siap ditempati dalam waktu dekat.

Namun, pedagang harus memahami bahwa jumlah kios terbatas sehingga diharapkan tidak menuntut mendapatkan kios.

"Mereka yang belum dapat kios sama sekali atau dapat di SJC akan diakomodir di Johar Tengah, Utara, Selatan, atau Kanjengan. Tapi, tidak harus kios karena keterbatasan kios," terang Wido, Jumat (15/10/2021).

Menurutnya, dari empat blok tersebut masih ada sisa los yang belum ditempati. Sisa los itu yang bakal ditempati oleh para pedagang yang mendapatkan undian SCJ.

Maka dari itu, dia mengimbau para pedagang yang telah mendapatkan pengesahan serah terima kios/los segera menempati pasar agar pemerintah dapat menghitung berapa banyak los yang masih kosong.

"Dari 3.802 pedagang yang masuk sistem E-Pandawa, sudah ada 1.000 yang dapat tempat dan melakukan pengesahan untuk pindah. Data ini terus berjalan. Kami harap mereka segera menempati," paparnya.

Dia meminta pedagang dapat memahami kondisi Pasar Johar saat ini. Johar Utara lantai 2 saat ini dikosongkan lantaran itu merupakan ketentuan PUPR selaku pihak yang membangun. Pasalnya, bangunan cagar budaya hanya dapat menampung kapasitas 60 persen.

Dia berharap setiap kelompok PPJP bisa menyosialisasikan penataan kepada para pedagang sehingga pedagang tidak mengadukan persoalan secara individu. Dia meminta PPJP kompak dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

"Kami sering kali menyosialisasikan kepada PPJP, harapan kami PPJP menyosialisasikan kepada para anggotanya tapi kenyataannya amggota mereka langsung menghadap ke Pak Wali ke dinas atau kemana-mana sendiri," ujarnya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengakui, masih ada protes dari para pedagang namun intensitasnya sudah mulai menurun. Ini menjadi tanda bahwa pedagang mulai memahami kondisi Johar saat ini.

"Johar berproses. Alhamdulillah, para pedagang memahamo situasi pasar. Mereka juga memberi masukan pada kami terkait mekanisme memasukkan kembali pedagang ke lapak," terangnya. (eyf)

Baca juga: Dinas Perdagangan Kota Semarang Imbau Pedagang Segera Tempati Lapak di Johar

Baca juga: Wali Kota Semarang Hendi Minta Dinas Perdagangan Evaluasi Penataan Lapak Pasar Johar

Baca juga: Pedagang Sayangkan Hasil Undian Lapak, Banyak Pedagang Pasar Lain Masuk Johar Utara Semarang

Baca juga: Agar Bisa Lakukan Evaluasi, Wali Kota Semarang Hendi Berharap Pedagang Pasar Johar Segera Isi Lapak

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved