Breaking News:

Guru Berkarya

Pembelajaran Matematika Mudah dengan Dakota

Pembelajaran matematika merupakan mata pelajaran dasar  yang penting untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat lanjut.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Nurul Azizah SPd, Guru SDN Kayen 04 Kabupaten Pati 

Oleh: Nurul Azizah SPd, Guru SDN Kayen 04 Kabupaten Pati

PEMBELAJARAN matematika merupakan mata pelajaran dasar  yang penting untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat lanjut. Pada umumnya murid-murid di jenjang pendidikan sekolah dasar memiliki kesulitan dalam  mempelajari pelajaran matematika.

Kesulitan siswa sekolah dasar dalam pembelajaran matematika di antaranya pada materi kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dan faktor persekutuan terbesar (FPB). Dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi dan kreativitas, untuk mengatasi permasalahan kesulitan siswa dalam mempelajari materi KPK dan FPB penulis berinisiatif membuat media pembelajaran dakota (dakon  matematika) KPK dan FPB.

Menurut Arief. S. Sadiman, pembelajaran adalah proses penyampaian pesan dari sumber pesan ke penerima pesan melalui saluran atau media tertentu (Arief S. Sadiman, dkk., 1990, 11).  Pembelajaran menyenangkan adalah suatu proses pembelajaran yang berlangsung dalam suasana yang menyenangkan dan mengesankan.

Suasana pembelajaran yang menyenangkan dan berkesan akan menarik minat peserta didik untuk terlibat secara aktif, sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai maksimal. Penggunaan media dalam pembelajaran akan memperbanyak pengalaman belajar siswa, membuat siswa menjadi tidak bosan, dan memberikan pengalaman belajar yang menarik pada siswa (Samatowa, 2010: 104).

Widoyoko (2012:37) menjelaskan proses pembelajaran melibatkan dua subjek yaitu guru dan siswa akan menghasilkan suatu perubahan pada diri siswa sebagai hasil dari kegiatan pembelajaran.  Pendapat Widoyoko ini sejalan dengan penggunaan media pembelajaran dakota (dakon matematika) merupakan salah satu alternatif dalam mengatasi kesulitan pembelajaran matematika dengan materi KPK dan FPB.

Tujuan dari pembuatan dakota (dakon matematika) KPK dan FPB  yaitu murid-murid dapat mempelajari dan memahami materi tentang FPB dan KPK menjadi mudah dan cepat. Sebab, bukan hanya guru yang  berperan aktif saat proses belajar mengajar melainkan murid juga ikut serta aktif dalam mempraktekkan materi yang disajikan.

Cara bermain dakota ini juga mirip dengan dakon/congklak sehingga mereka akan antusias untuk memainkannya.

Media pembelajaran dakota terdiri dari alas, mangkuk-mangkuk yang menempel pada alas, dan manik-manik. Alas peraga dakota (dakon matematika) KPK dan FPB dibuat dengan bahan steorofoam berukuran 60 x 50  cm dilengkapi dengan mangkuk-mangkuk angka, dan manik-manik yang berwarna berbeda untuk memberi kode warna tiap angka.  

Penggunaan media dakota dapat menarik motivasi siswa dalam belajar. Dengan penggunaan alat peraga dakota (dakon matematika) KPK dan FPB siswa dapat memperagakan sendiri cara menentukan KPK dan FPB dengan bantuan mangkuk yang telah diisi dengan manik-manik sesuai angka yang telah ditentukan.

Pembelajaran dengan media dakota dapat dilakukan sendiri oleh siswa di rumah maupun dalam pembelajaran langsung/tatap muka antara siswa dan guru. Dengan media dakota pembelajaran matematika, ditekankan pada pemahaman konsep yang baik dan benar.

Lebih-lebih pembelajaran di SD, siswa membutuhkan obyek-obyek konkret untuk mengidentifikasi konsep-konsep yang abstrak. Siswa membutuhkan media dan alat bantu berupa manik-manik dan gelas plastik untuk membantu memahamkan konsep KPK dan FPB.

Dengan adanya pembelajaran matematika dengan media pembelajaran Dakota pada materi KPK dan FPB nilai siswa rata-rata yang  semula 70 meningkat menjadi 85. Adapun tingkat ketuntasan  nilai matematika siswa terhadap KKM pada materi KPK dan FPB yang semula 60% meningkat  menjadi 91%  dari keseluruhan siswa dalam satu  kelas. Oleh karena itu penggunaan media pembelajaran dakota  pada materi KPK dan FPB dapat menjadi alternatif guru agar tujuan pembelajaran matematika dapat tercapai secara maksimal. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved