Breaking News:

Berita Kudus

Lakukan Analisis Digital, Bea Cukai Kudus Bongkar Penjualan Rokok Ilegal Melalui E-Commerce

Di antaranya modus pengedaran rokok ilegal yang menggunakan e-commerce sehingga pemantauan dan analisa melalui teknologi digital pun perlu dilakukan.

Penulis: raka f pujangga | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
?Petugas Bea Cukai Kudus menunjukkan barang bukti sitaan rokok ilegal di gudang penyimpanan. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Berbagai upaya dilakukan untuk menekan peredaran rokok ilegal di tengah maraknya beragam modus operandi.

Di antaranya modus pengedaran rokok ilegal yang menggunakan e-commerce sehingga pemantauan dan analisa melalui teknologi digital pun perlu dilakukan.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kabupaten Kudus, Dwi Prasetyo Rini mengatakan adanya digitalisasi, membuat para pengedar rokok ilegal menggunakan berbagai cara untuk menjual rokok ilegal.

Salah satu modus yang dilakukan, kata dia adalah dengan menjual rokok ilegal melalui e-commerce.

Bea Cukai Kudus menganalisa distribusi rokok ilegal terlebih dahulu. Jika benar terdapat penjualan rokok ilegal melalui e-commerce maka penindakan akan dilakukan.

"Kami melakukan pemantauan dan analisis penawaran rokok ilegal di beberapa e-commerce," jelasnya.

Dia mencontohkan, ada penjualan rokok yang harganya lebih murah daripada rokok pada umumnya itu patut dicurigai.

‎"Ini harganya bisa lebih murah kenapa, yang patut dicurigai begitu. Jangan-jangan tidak ada pita cukainya," ucapnya. 

Penindakan melalui e-commerce, kata dia dilakukan oleh tim intelijen bekerjasama dengan perusahaan jasa pengiriman.

"Bea Cukai Kudus hanya mendampingi pembongkaran barang diduga rokok ilegal. Yang membongkar dari pihak ekspedisi, jika barang tersebut benar terbukti rokok ilegal, maka akan kami sita," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved