Breaking News:

Guru Berkarya

Belajar Efektif dengan Blended Learning di Masa Pandemi

Blended learning merupakan jawaban dari kekurangan pembelajaran online sebab menggabungkan online, offline dan pembelajaran tatap muka.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Tri Setiawan SPdSD, Guru SDN Galiran Kec Sukolilo Pati 

Oleh: Tri Setiawan SPdSD, Guru SDN Galiran Kec Sukolilo Pati

PANDEMI Covid-19 memaksa sistem pendidikan mencari solusi dalam proses kegiatan belajar mengajar. Hal ini juga berdampak di SD Negeri Galiran Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati.

Adanya Surat Edaran nomor 4 tahun 2020 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang mengharuskan seluruh kegiatan di institusi pendidikan harus jaga jarak dan penyampaian materi disampaikan melalui daring. Setiap institusi pun dituntut untuk memberikan inovasi terbaik dalam  menyampaikan materi pembelajaran yang sangat efektif.

Metode blended learning merupakan sebuah model strategi yang menggunakan dua pendekatan sekaligus, sistem daring sekaligus tatap muka. Sebetulnya metode ini sudah dirancang dan diterapkan pada abad ke-21.

Dengan alasan  munculnya wabah Covid-19, metode ini dikaji ulang karena dinilai bisa menjadi salah satu metode pembelajaran yang tepat.

Akhirnya pakar pendidikan menggabungkan kedua model pembelajaran tersebut dan menjadikannya sebuah teori pembelajaran yang disebut Blended Learning. Model ini merupakan penggabungan pembelajaran tatap muka, pembelajaran daring dan pembelajaran luring.

Melalui penelitian ditemukan sebuah fakta bahwa blended learning mempunyai dampak yang lebih efektif dari pada pembelajaran daring ataupun pembelajaran tatap muka. Pertama saya menerapkan Metode Blended Laerning pada Mapel Bahasa Indonesia KD 3.4 dan 4.4 di kelas 6B SDN Galiran Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati

Untuk pelaksanaan Blended learning dikombinasikan 50/50 artinya 50% pembelajaran online dan offline 50% pembelajaran tatap muka, 75/25 maksudnya 75% pembelajaran online dan offline 25% pembelajaran tatap muka, atau 25/75 artinya 25% pembelajaran online dan offline 75% pembelajaran tatap muka dari alokasi waktu pembelajaran.

Di sisi lain menurut Noer Husamah (2014), pembelajaran online mempunyai kendala interaksi langsung antara siswa dengan guru, bagaimanapun guru perlu memberikan umpan balik kepada siswa. Sekalipun sekarang pembelajaran online sudah dilengkapi dengan tekhnologi video conference dan webchat siswa dengan siswa, siswa dengan guru butuh interaksi langsung satu sama lain.

Blended learning merupakan jawaban dari kekurangan pembelajaran online sebab menggabungkan online, offline dan pembelajaran tatap muka. Adapun karakteristik dari pembelajaran blended learning adalah: 1) pembelajaran yang menggabungkan berbagai cara penyampaian, gaya pembelajaran, model pendidikan, dan beragam media berbasis teknologi; 2) penerapan kombinasi pendidikan langsung, dan belajar mandiri secara online; 3) metode yang didukung kombinasi efektif dari cara penyampaian, pengajaran, dan gaya pembelajaran; 4) peran pendidik dan orang tua memiliki tugas yang sama pentingnya, dimana pendidik sebagai fasilitator, dan orang tua sebagai pendukung (Prayitno, 2015).

Pandemi mengakibatkan lumpuhnya aktivitas manusia disemua sektor termasuk bidang pendidikan. Salah satu solusi bagi tenaga pendidik yaitu memilih pembelajaran yang menggabungkan antara pembelajaran daring dan pembelajaran tatap muka yang dikenal dengan sebutan Blended Learning.

Dengan demikian model pembelajaran ini dinilai lebih tepat daripada melalui pembelajaran daring, karena siswa tidak hanya dihadapkan dengan berbagai tugas yang diberikan oleh guru tanpa penjelasan yang utuh. Selain siswa diajak untuk belajar secara daring namun tetap dilakukannya kegiatan pembelajaran tatap muka dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Sehingga dipilihlah program kerja yang terfokus untuk mendampingi siswa belajar melalui blended learning dari rumah. Tujuannya untuk membimbing dan memberikan pendampingan bagi siswa dalam belajar di masa pandemi Covid-19. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved