Thomas Uber Cup
Prediksi Susunan Pemain Indonesia Vs China Thomas Cup, Negeri Tirai Bambu Turunkan Pemain Pelapis
Prediksi Susunan Pemain Indonesia Vs China Thomas Cup, Negeri Tirai Bambu Turunkan Pemain Pelapis
Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: abduh imanulhaq
Prediksi Susunan Pemain Indonesia Vs China Thomas Cup, Negeri Tirai Bambu Turunkan Pemain Pelapis
TRIBUNJATENG.COM - Duel Final Thomas Cup 2021 mempertemukan Indonesia vs China, Minggu (17/10/2021) malam.
Pada kesempatan ini, Indonesia lebih diunggulkan untuk membawa pulang gelar juara Thomas Cup.
Pasalnya, di atas kertas pemain Indonesia lebih unggul dibanding China.
Baca juga: Jadwal Final Thomas Cup 2021 Malam Ini Indonesia Vs China, Saatnya Bawa Pulang Gelar Juara
Baca juga: Indonesia Pernah Menang 3-0, Simak Rekor Pertemuan Indonesia vs China di Final Piala Thomas
Baca juga: Jadwal Bola La Liga Spanyol, Barcelona Vs Valencia, Real Madrid dan Atletico Belum Dapat Giliran
Baca juga: Jadwal BRI Liga 1 2021 Hari Ini, PSM Makassar Vs Bali United dan Persija Jakarta Vs Arema FC
Laga Final Thomas Cup Indonesia vs China akan digelar di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, pukul 18.00 WIB.
Live streaming Indonesia vs China dapat ditonton di Vidio dan TVRI.
Link live streaming Indonesia vs China tercantum di akhir artikel.
China tidak menurunkan pemain-pemain terbaiknya di Thomas Cup 2021.
Bahkan mereka berani menurunkan pemain yang baru saja ditandemkan di sektor ganda putra.
Di sektor tunggal, selain Shi Yu Qi, China juga menurunkan pemain-pemain baru.
Artinya, semua pemain-pemain China memiliki peringkat yang jauh di bawah Indonesia.
Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh Indonesia yang menurunkan tim terbaik.
Di sektor tunggal misalnya, China tidak membawa Chen Long.
Chen Long adalah tunggal terbaik China yang baru saja meraih medali perak Olimpiade Tokyo.
Di sektor ganda, China juga tidak menurunkan pasangan terbaiknya, Li Jun Hui / Liu Yu Chen.
Bahkan dua pasangan China kali ini baru ditandemkan di Piala Thomas 2020.
Berikut Susunan Pemain Final Piala Thomas 2020 antara Indonesia vs China.
Tunggal putra pertama
Anthony Sinisuka Ginting (ranking 4 dunia) vs Shi Yu Qi (10)
Ganda putra pertama
Marcus Fernaldi Gideon / Kevin Sanjaya Sukamuljo (1) vs He Ji Ting (20) / Zhou Hao Dong (pasangan baru)
Tunggal putra kedua
Jonatan Christie (7) vs Li Shi Feng (65)
Ganda putra kedua
Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto (7) vs Liu Cheng (79) / Wang Yi Lyu (pasangan baru)
Tunggal putra ketiga
Shesar Hiren Rhustavito (19) vs Weng Hong Yang (147)
Prestasi Indonesia Vs China di Thomas Cup
Indonesia merupakan negara yang paling banyak memenangkan Thomas Cup.
Tercatat Indonesia sudah mengumpulkan 13 piala Thomas Cup.
Sedangkan China baru mendapat 10 gelar juara Thomas Cup.
Berdasarkan catatan tersebut, Indonesia tak perlu minder melawan China.
Road to Final
Indonesia memastikan lolos ke final Piala Thomas setelah mengalahkan tuan rumah, Denmark, pada babak semifinal dengan skor 3-1.
Partai penentuan menuju final berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Sabtu (16/10/2021) malam WIB.
Pada partai pembuka semifinal Thomas Cup, tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, kalah dari Viktor Axelsen dengan skor 9-21, 15-21.
Indonesia mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat ganda putra nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Gideon yang mengalahkan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, 21-13, 10-21, 21-15.
Kemudian, tunggal putra Indonesia Jonatan Christie berhasil membawa Indonesia unggul 2-1 atas Denmark setelah mengalahkan Anders Antonsen melalui pertarungan 100 menit dengan skor, 25-23, 15-21, 21-16.
Indonesia akhirnya memastikan tiket ke final Thomas Cup setelah ganda putra Fajar Alfian/Mohammad Rian Ardianto mengalahkan Mathias Christiansen/Frederik Sogaard dengan skor 21-14, 21-14.
Kemenangan Fajar/Rian itu sekaligus membawa Indonesia menang 3-1 atas Denmark.
Sama seperti Indonesia, China juga sempat tertinggal 0-1 karena tunggal putra andalan mereka, Shi Yu Qi, menyerah saat melawan wakil Jepang, Kento Momota.
Shi Yu Qi memutuskan mundur saat laga kontra tunggal putra nomor satu dunia tersebut sedang berlangsung di gim kedua dengan kedudukan skor 20-22, 5-20.
Walau kehilangan poin pada partai pertama, China sukses merebut tiga laga berikutnya, masing-masing lewat kemenangan He Ji Ting/Zhou Hao Dong (ganda), Li Shi Feng (tunggal), dan Liu Cheng/Wang Yi Lyu (ganda).
Link Live Streaming
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ekspresi-pebulu-tangkis-indonesia-jonata.jpg)