Breaking News:

Berita Pekalongan

Remboek Rakjat 2, Wali Kota Aaf: Bangkitkan Kesejahteraan Pekalongan Raya

katan Alumni Ma’had Islam (IAMI) berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Dok. Kominfo Kota Pekalongan
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat memberikan sambutan di Remboek Rakjat #2 Pekalongan Raya Sakpore di Gedung Djunaid, Minggu (17/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN -Ikatan Alumni Ma’had Islam (IAMI) berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan menggelar kegiatan Remboek Rakjat #2 Pekalongan Raya Sakpore dengan mengusung tema 'Mengukir Takdir Masa Depan Pekalongan Raya bertempat di Gedung Djunaid, Minggu (17/10/2021).

Kegiatan ini bertujuan untuk

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat memberikan sambutan di Remboek Rakjat #2 Pekalongan Raya Sakpore di Gedung Djunaid, Minggu (17/10/2021).
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat memberikan sambutan di Remboek Rakjat #2 Pekalongan Raya Sakpore di Gedung Djunaid, Minggu (17/10/2021). (Dok. Kominfo Kota Pekalongan)

mengajak orang Pekalongan agar lebih atraktif dan kreatif, sehingga mendorong munculnya para enterpreneur baru serta mampu berkolaborasi mengatasi permasalahan di berbagai sektor.

"Kegiatan ini alhamdulillah dapat terlaksana secara nyata di tengah pandemi Covid-19 dengan menghadirkan narasumber terbaik. Di antaranya Maulana Habib Luthfi, Sutrisno Bachir, Prof Syamsul Maarif, Prof Arif Satria, M Aditya Warman, Asrul Sani, dan Nasrullah Larada," kata Ketua Panitia Remboek Rakjat #2 Karim Suudi.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ma'had Islam Pekalongan Andy Arslan Djunaid mengatakan, bahwa Pekalongan punya potensi jika mampu berkolaborasi dan memanfaatkan berbagai akses baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun ketenagakerjaan.

"Kita perlu menimba ilmu dari pengusaha besar Sutrisno Bachir, di bidang pendidikan ada Prof Arif Satria Rektor IPB. Kaitannya ketenagakerjaan, kita tak hanya menjadi penonton dengan adanya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), bagaimana nantinya SDM di Pekalongan Raya ini dapat berdaya di KITB, misal dengan menghadirkan program studi yang nanti lulusannya langsung dapat kerja di situ. Namun kita belum tahu kebutuhan di sana seperti apa," katanya.

Menurutnya, tiga pemda yakni Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Batang perlu bersinergi mengatasi permasalahan bersama.

"Di sini berkumpul narasumber terbaik, agar dapat kita serap ilmu dan masukannya untuk kebangkitan Pekalongan Raya. mulai dari pertemuan ini kita akan jemput takdir Pekalongan lebih baik dan sejahtera. Sehingga setelah kegiatan ini ada sesuatu hal yang diwujudkan bersama kemajuan Pekalongan Raya," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengapresiasi kegiatan ini. 

Menurutnya, narasumber terbaik hadir, Rektor IPB, Prof Arif Satria dan pengusaha sukses Soetrisno Bachir putera asli Kota Pekalongan, Wakil Ketua MPR RI, Asrul Sani juga putera Pekalongan, dan Aditya Warman yang selatan sukses memberikan motivasi juga putra asli Pekalongan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved