Breaking News:

Berita Batang

Bupati Batang Wihaji Tegaskan Tak Akan Sensitif dengan Kritikan dan Aksi Demo

Bupati Batang Wihaji menegaskan bahwa sebagai kepala daerah dia tidak akan sensi terhadap kritikan dan demo.

Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Bupati Batang Wihaji saat membuka kegiatan sosialisasi demokrasi pelajar, di Pendopo Kantor Bupati setempat, Senin (18/10/2021) 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Bupati Batang Wihaji menegaskan bahwa sebagai kepala daerah dia tidak akan sensi terhadap kritikan dan demo.

Selama kritikan dan demo itu merupakan perjuangan yang harus diperjuangkan karena ketidakadilan dan demi kemaslahatan masyarakat banyak dengan tidak melanggar aturan.

Baca juga: KABAR TERKINI : Masjidil Haram Resmi Dibuka dengan Kapasitas Penuh, Video Petugas Cabut Stiker Viral

Baca juga: Sinopsis Dead Man Down Bioskop Trans TV Pukul 00.00 WIB Pembalasan Dendam Kematian

Hal itu disampaikan Wihaji saat membuka kegiatan sosialisasi demokrasi pelajar, di Pendopo Kantor Bupati setempat, Senin (18/10/2021).

"Saya tidak antipati dengan kritikan silahkan kritik saya dengan cara yang baik, karena masukan dan kritikan bagian dari demokrasi yang kita pilih, saya sangat terbuka untuk hal itu," tuturnya.

Lebih lanjut, dikatakannya jabatan bupati adalah bagian dari eksekutif untuk menentukan arah kebijakan dan melaksanakannya. 

Sehingga sudah seharusnya Bupati jangan anti kritik dan harus diawasi karena kekuasaan cenderung korup. 

"Kebijakan yang dianggap bertentangan dengan hukum, harus diingatkan karena ini demokrasi akan tetapi demokrasi jangan dipahami kebebasan yang tidak ada batasnya," imbuhnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Batang, Rusmanto mengatakan pada sosialisasi demokrasi pelajar ini diharapkan bisa membangun karakter yang cerdas dan kuat bagi para pelajar.

Baca juga: Wanita Muda Ditemukan Tewas dengan Banyak Luka Tusuk di Hotel Setelah Menginap 10 Hari

Baca juga: Pengakuan Istri Hamil Tua yang Dijual Suami ke Pria Hidung Belang, Ini Alasannya Mau Menuruti

Para peserta merupakan purnapaskibra Indonesia kabupaten Batang, dengan jumlah peserta kegiatan itu mencapai 100 peserta pelajar dan mahasiswa.

"Tujuannya dengan sosialisasi ini bisa menumbuhkan minat pelajar untuk berkontribusi dalam demokrasi. Khususnya agar bisa berkontribusi pada pemkab Batang," pungkasnya. (*)
 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved