Breaking News:

Berita Sragen

Hendak Berangkat ke Sawah, Nahas, Hartini Warga Sumberlawang Sragen Tertabrak KA Semen Loko

Kecelakaan maut tersebut terjadi di perlintasan Kereta Api (KA) KM 7456, Dukuh Jembluk, RT 05, Desa Tlogotirto, Kecamatan Sumberlawang, Sragen

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: moh anhar
Dokumentasi Polres Sragen
Proses evakuasi jenazah Hartini, korban kecelakaan di perlintasan Kereta Api (KA) tepatnya di KM 7456, Dukuh Jembluk, RT 05, Desa Tlogotirto, Sragen, Senin (18/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Hartini (69) warga Dukuh Jembluk, RT 05, Desa Tlogotirto, Kecamatan Sumberlawang, Sragen meninggal dunia usai tertabrak kereta api bermuatan Semen Loko 2708, Senin (18/10/2021).

Kecelakaan maut tersebut terjadi di perlintasan Kereta Api (KA) tepatnya di KM 7456, Dukuh Jembluk, RT 05, Desa Tlogotirto, Kecamatan Sumberlawang, Sragen.

Kasi Humas Polres Sragen AKP Suwarso mengatakan hasil olah TKP oleh Petugas Unit Reskrim Polsek Sumberlawang, korban terseret sejauh 75 meter dari titik kros laka.

Baca juga: Waspada, Ada Modus Bikin KTP dan KK Palsu di Solo, Lalu Buat Pinjaman di Bank oleh Orang Lain

Baca juga: Kasus KTP dan KK Palsu di Solo, Sekilas Tampak Asli, Ketahuan Dari Penulisan Nama Kota yang Salah 

Baca juga: Ditahan Imbang PSCS Cilacap, Kapten Persijap Jepara Berharap Laga Selanjutnya Bisa Raih Poin Penuh

AKP Suwarso melanjutkan, sebelumnya sekira pukul 10.00 WIB korban berangkat ke sawah yang terletak bersebelahan dengan perlintasan KA atau TKP.

KA Semen Loko yang di masinisi Fany Kurdiarso dan asisten masinis Sodik Afriyanto tersebut dari arah Semarang menuju Solo.

"Sekira pukul 11:20 WIB salah satu pegawai PJTKA mendapat telephone dari masinis KA bahwa terjadi kecelakaan di KM 7456 tersebut," kata AKP Suwarso.

Korban diduga berada di sekitaran rel kereta api dan tersambar kereta hingga terseret sejauh 75 meter. Saat dicek pegawai PJTKA, korban ditemukan kondisi sudah meninggal dunia dan dalam kondisi hancur.

Mendapati temuan tersebut, dirinya melaporkan ke Kades setempat untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumberlawang.

Menurut keterangan pihak keluarga, korban mengalami gangguan kejiwaan. Pihak kepolisian hanya menemukan tas plastik warna biru putih milik korban yang dibawa ketika pergi ke sawah. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved