Breaking News:

PSIS SEMARANG

Ian Gillan Benahi Finishing Touch PSIS Jelang Laga Lawan Persik Kediri

PSIS Semarang menargetkan kemenangan saat melakoni BRI Liga 1 2021/2022 ketika menghadapi Barito Putera di Stadion Sultan Agung Bantul.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang menargetkan kemenangan pada saat melakoni partai kedelapan BRI Liga 1 2021/2022 ketika menghadapi Barito Putera di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (20/10/2021) mendatang.

Sejauh ini, tim Mahesa Jenar terus mempersiapkan diri di Semarang sebelum nantinya bertolak ke Bantul, Yogyakarta pada Selasa (19/10).

Pelatih PSIS Ian Andrew Gillan menegaskan, timnya harus terus meningkatkan kualitas permainan, meski.diketahui pada laga sebelumnya PSIS menang meyakinkan atas Persik Kediri di Stadion Manahan Solo.

Laga tersebut juga merupapan laga perdana Ian Gillan menangani PSIS.

Baca juga: BREAKING NEWS: Angin Puting Beliung Ngamuk di Karanganyar, 15 Rumah Rusak

Baca juga: Pemerintah Geser Hari Libur Maulid Nabi, Pencari Kesempatan Harpitnas Gigit Jari

Pantauan tribunjateng.com pada latihan di Lapangan Telo, Banyumanik, Senin (18/10), Ian Gillan memperbanyak latihan finishing, memanfaatkan lebar lapangan.

''Kami mencoba untuk mempertajam serangan dan penyelesaian akhir. Kami ingin menciptakan gol sebanyak mungkin pada tiap pertandingan. Karena itu, pemain harus semaksimal mungkin memanfaatkan kesempatan mencetak gol," ungkap Ian Gillan.

Di sisi lain, pelatih berusia 57 tahun tersebut juga memberi apresiasi tinggi dengan performa pemain pada laga sebelumnya. Termasuk di lini belakang PSIS yang tampil dengan komposisi pemain lokal namun mampu mengatasi serangan lawan yang mengandalkan pemain asing.

"Walaupun mereka adalah pemain lokal, mereka menunjukkan kualitas ketika berduel dengan pemain asing yang punya postur lebih besar," kata Ian.

Jelang menghadapi Barito Putera, PSIS diuntungkan dengan kembalinya Hari Nur Yulianto dan Wallace Costa dari masa cedera. Kehadiran dua pemain ini akan menjadi opsi bagi Ian agar lebih leluasa dalam menentukan starting line up.

Hanya, Ian tidak mau menggaransi dua pemain ini akan starter. Sebab, pemain lain terutama para pemain muda PSIS juga sedang bagus-bagusnya.

''Pemain muda juga seorang pemain. Kenapa tidak diberi kesempatan. Selama itu ada, saya akan memberikan kesempatan itu,'' kata Ian.

Baca juga: Foto-foto Seni Lukis Artpaintour 2 Gedung Creative Hub Kota Lama Semarang

Baca juga: Pernikahan Islam Anak Bos Microsoft Bill Gates: Jennifer Gates dan Nayel Nassar

Pelatih asal Skotlandia tersebut nampaknya memahami betul bagaimana mengembangkan potensi pemain muda.

Dia mencontohkan eks striker Manchester United Wayne Rooney yang sudah bermain di level profesional sejak berusia 17 tahun. Banyaknya kesempatan turun lapangan yang menjadikan Rooney pemain hebat. Hal itu yang ingin diterapkannya pada pemain muda PSIS.

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved