Breaking News:

Berita Pekalongan

Sinergikan Program Kerja, Dekranasda Kota Pekalongan Gelar Rakor, Pelatihan Bagi UMKM Jadi Bahasan

Ketua Dekranasda Kota Pekalongan Inggit Soraya menyampaikan, pengukuhan pengurus dan anggota Dekranasda 2021-2026 akan digelar 26 Oktober mendatang.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar
Dokumentasi Kominfo Kota Pekalongan
Ketua Dekranasda Kota Pekalongan Inggit Soraya 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Guna menyelaraskan dan mensinergikan program kerja, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pekalongan menggelar rapat koordinasi di ruang Jetayu, Senin (18/10/2021).

Dalam rakor tersebut, membahas terkait tugas pokok dan fungsi dari tiap bidang dan program kerjanya.

Ketua Dekranasda Kota Pekalongan Inggit Soraya menyampaikan, bahwa pengukuhan pengurus dan anggota Dekranasda kota Pekalongan tahun 2021-2026 akan digelar pada 26 Oktober mendatang.

"Dengan adanya masukan dan sharing dari para pengurus Dekranasda. Harapannya, bisa mewujudkan Dekranasda Kota Pekalongan yang lebih maju serta meningkatkan produk kerajinan yang ada di kota Pekalongan," kata Ketua Dekranasda Kota Pekalongan Inggit Soraya saat rilis yang diterima Tribunjateng.com.

Baca juga: Waspada, Ada Modus Bikin KTP dan KK Palsu di Solo, Lalu Buat Pinjaman di Bank oleh Orang Lain

Baca juga: Kasus KTP dan KK Palsu di Solo, Sekilas Tampak Asli, Ketahuan Dari Penulisan Nama Kota yang Salah 

Baca juga: Hendak Berangkat ke Sawah, Nahas, Hartini Warga Sumberlawang Sragen Tertabrak KA Semen Loko

Kota Pekalongan dikenal sebagai kota batik dan kota kreatif dunia, batik akan menjadi salah satu produk unggulan, disamping produk kerajinan UMKM lainnya.

"Harapannya dengan pengurus baru yang nanti akan dilantik, Dekranasda bisa makin eksis tidak hanya tingkat kota saja, tetapi juga nasional dan internasional," imbuhnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dindagkop UKM Kota Pekalongan Joko Purnomo mengatakan, dari sejumlah program kerja yang akan dilakukan ke depan, yakni kegiatan pelatihan bagi UMKM dan pameran, proker lainnya yang baru akan dilakukan, yaitu monitoring dan evaluasi UKM yang akan menjadi binaan Dekranasda.

"Rapat hari ini, kami lebih banyak meminta masukan dari para anggota ke depan apa yang dapat dilakukan. Salah satunya, monev UKM binaan dekranasda ini sesuatu yang baru," katanya.

Pihaknya juga meminta, agar nantinya Dekranasda tidak hanya berpangku pada anggaran dari APBD, namun juga dapat mengembangkan pendanaan dari luar. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved