Breaking News:

Berita Batang

Terus Yakinkan Kerajaan Saudi, Dirjen Haji Kemenag RI Tegaskan Indonesia Siap Berangkatkan Calhaj

Dirjen Haji dan Umrah Kemenag RI berupaya untuk meyakinkan Kerajaan Arab Saudi, bahwa Indonesia telah memiliki kesiapan keberangkatan jemaah umrah.

Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar
Dokumentasi Diskominfo Batang
Direktur Bina Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag RI, Khoirizi saat memberikan sambutan saat kegiatan Diseminasi Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji Tahun 2021 Angkatan XXXV, di Hotel Sendang Sari, Kabupaten Batang, Senin (18/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Direktorat Jenderal (Dirjen) Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) RI berupaya untuk meyakinkan Kerajaan Arab Saudi, bahwa Indonesia telah memiliki kesiapan yang matang agar Calon jamaah haji (Calhaj) yang sempat tertunda, dapat berangkat ke Tanah Suci, di tahun 2022.

Direktur Bina Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag RI, Khoirizi mengatakan pihaknya akan bernegosiasi dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, agar memberikan kuota jamaah haji kepada masyarakat Indonesia.

“Saya berharap kepada seluruh calon jamaah haji, menunggu berita resmi dari Pemerintah Pusat, bagaimana teknis pelaksanaannya, jangan termakan iming-iming dari oknum yang tidak bertanggungjawab, dengan mengikuti syahwatnya untuk segera berangkat umrah,” tuturnya, saat kegiatan Diseminasi Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji Tahun 2021 Angkatan XXXV, di Hotel Sendang Sari, Kabupaten Batang, Senin (18/10/2021).

Baca juga: Sopir Truk Oleng Main Zigzag Serempet Warga di Kedungmalang Batang, Ternyata Masih Berusia 16 Tahun

Baca juga: Waspada, Ada Modus Bikin KTP dan KK Palsu di Solo, Lalu Buat Pinjaman di Bank oleh Orang Lain

Baca juga: Jadwal Denmark Open 2021, Ginting dkk Cuma Istirahat Sehari Setelah Memenangkan Thomas Cup

Ia menegaskan, dengan adanya penundaan pemberangkatan jamaah haji di tahun 2020, maka akan diupayakan supaya dapat berangkat ke Tanah Suci.

“Ada sedikit perbedaan penundaan, Calhaj tahun 2020 sudah mendapat keputusan kuota sebanyak 221 ribu, tapi untuk tahun 2021 belum dapat keputusan jumlah kuota, tetapi kami menggunakan asumsi yang jumlahnya sama dengan tahun 2020,” jelasnya.

Ia memastikan, bagi masyarakat yang ingin mendaftar sebagai calon jamaah haji, Kemenag RI tetap membuka kesempatan sepanjang tahun.

Sementara, Kepala Kantor Kemenag Batang, M. Aqsho menambahkan, sebanyak 719 calon jamaah haji Kabupaten Batang batal berangkat ke Tanah Suci. 

“Pemerintah selalu menyempurnakan pelaksanaan ibadah haji, namun karena adanya pandemi, perlu dilakukan penundaan pemberangkatan demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (*)
 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved