Breaking News:

Berita Batang

Disnaker Batang Gelar Pelatihan Pengelolaan Mesin Bubut, Peserta Dituntut Bisa Kuasai Menggambar

Disnaker Kabupaten Batang bekerja sama dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bhakti Praja Kabupaten Batang menggelar pelatihan dua kelas.

Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar
Dokumentasi Diskominfo Batang
Disnaker Batang menggelar pelatihan pengelolaan mesin bubut dasar di SMK Bhakti Praja, Selasa (19/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang bekerja sama dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bhakti Praja Kabupaten Batang menggelar pelatihan dua kelas, yaitu kelas program pengelasan dan kelas pengelolaan mesin bubut dasar.

Pada kelas pengelolaan mesin bubut dasar ini, peserta diajarkan pengenalan pengoperasian mesin bubut untuk nantinya menguasai membuat ulir menggunakan alat manual.

Baca juga: Debt Collector Pinjol Ngotot Tagih Nasabah hingga Sebar Teror, Ternyata Sebesar Ini Komisi Didapat

Baca juga: Polda Jateng Tetapkan Tersangka Perempuan Debt Collector Pinjol, Modus Teror dan Tebar Pornografi

Instruktur Pengelolaan Mesin Bubut Gino menjelaskan dalam pelatihan ini para peserta dituntut bisa membuat benda bubut apa saja, misalnya seperti saat ini membuat ulir. 

"Karena pada bengkel mesin khususnya peserta harus bisa menggambar, membaca gambar, dan mewujudkan gambar kerja tersebut dan di mesin bubut sesuai ukuran yang tertera digambar yang sama dengan pesanan pada nanti didunia kerja," jelasnya, Selasa (19/10/2021).

Dikatakannya, kendalanya masih banyak peserta yang belum sepenuhnya mempunyai gambaran tenyang mesin bubut.

“Kendalanya sendiri dalam pelatihan ini para peserta belum sepenuhnya mempunyai gambaran tentang mesin bubut, bisa dilihat dari menggambarnya yang berulang kali diulang karena belum sesuai permintaan,” ujarnya.

Pada penilaian, Gino mematok pada nilai menggambar para peserta minimal mendapatkan nilai 70 dan ika ingin ketahap mengoperasikan mesin bubut jika belum mendapatkan nilai yang sudah ditentukan harus mengulangi terus menerus sampai lulus nilainya.

Baca juga: Dibekali Ilmu Terlebih Dulu, Bupati Dian Kristiandi Kini Sebar 75 Relawan Antinarkoba Hingga ke Desa

Baca juga: Jawa Tengah Borong Penghargaan Proklim 2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

“Tujuan saya keras dalam hal ini agar peserta benar-benar menguasai skill pengelolaan mesin bubut dasar, tidak hanya cuma program pelatihan yang diada-adakan saja dari kita. Saya benar-benar profesional dalam pelatihan ini,” ujarnya.

Ia berharap, setelah pelatihan ini peserta dapat menguasai pengelolaan mesin bubut dasar karena nanti di dunia kerja ada satu tingkatan lagi yang harus dilewati. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved