Breaking News:

Berita Karanganyar

 DKK Karanganyar Akan Dekatkan Pelayanan Vaksinasi Hingga Tingkat Dusun dan RT

Kepala DKK Karanganyar, Purwati menyampaikan, selama ini pelayanan vaksinasi baru sebatas dilakukan di balai desa dan puskesmas

Penulis: Agus Iswadi | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Agus Iswadi
Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Forkopimda berbincang dengan peserta vaksinasi malam di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar akhir September 2021. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar akan mendekatkan pelayanan vaksinasi kepada sasaran hingga tingkat dusun dan RT guna meningkatkan capaian vaksinasi. 

Berdasarkan data yang dihimpun, capaian vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Karanganyar sebesar 79,84 persen atau sebanyak 585.539 orang dari jumlah sasaran 733.359 orang per Senin (18/10/2021). 

Sedangkan capaian vaksinasi dosis kedua sebesar 35,32 persen atau 259.024 orang.

Kepala DKK Karanganyar, Purwati menyampaikan, selama ini pelayanan vaksinasi baru sebatas dilakukan di balai desa dan puskesmas.

Sehingga untuk menyasar warga yang mengalami kendala semisal transportasi dan keterbatasan lainnya, dinas akan mendekatkan pelayanan vaksinasi kepada sasaran. 

"Kita mau mendekatkan ke dusun, RT. Selama ini hanya di balai desa, puskesmas. Belum sampai ke dusun," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (19/10/2021). 

Dinas meminta puskesmas supaya bidan desa setempat mendata berapa jumlah warga yang belum menerima penyuntikan vaksin. 

Berkaca dari vaksinasi yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada malam hari, ternyata ada beberapa lansia yang mengikuti vaksinasi. Lanjutnya saat ditanya, tidak bisa mengikuti vaksinasi saat jam kerja karena mengasuh cucu.

Purwati berharap dengan semakin dekatnya pelayanan vaksinasi kepada sasaran dapat memfasilitasi warga yang mengalami kendala. 

Saat ditanya terkait stok vaksin, dia mengungkapkan, stok vaksin di Kabupaten Karanganyar masih mencukupi. Apabila stok di puskesmas menipis dapat langsung mengajukan ke dinas. 

"Hanya astrazeneca yang dosis kedua kurang. Kemarin mengajukan 39 ribu dosis tapi dapatnya 25 ribu dosis. Masih kurang 14 ribu dosis. Kalau sinovac masih ada dan ini masih proses penyuntikan dosis pertama dan kedua," ungkapnya. (Ais). 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved