Breaking News:

Berita Nasional

Kemenag Yakinkan Kerajaan Arab Saudi Bahwa Indonesia Siap Berangkatkan Calon Haji 2022

Ia menegaskan, dengan adanya penundaan pemberangkatan jamaah haji di tahun 2020, maka akan diupayakan supaya dapat berangkat ke Tanah Suci.

Penulis: dina indriani | Editor: m nur huda
Dokumentasi Diskominfo Batang
Direktur Bina Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag RI, Khoirizi saat memberikan sambutan saat kegiatan Diseminasi Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji Tahun 2021 Angkatan XXXV, di Hotel Sendang Sari, Kabupaten Batang, Senin (18/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Direktorat Jenderal (Dirjen) Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) RI berupaya untuk meyakinkan Kerajaan Arab Saudi, bahwa Indonesia telah memiliki kesiapan yang matang agar Calon Jemaah Haji (Calhaj) yang sempat tertunda, dapat berangkat ke Tanah Suci tahun 2022.

Direktur Bina Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag RI, Khoirizi mengatakan pihaknya akan bernegosiasi dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, agar memberikan kuota jemaah haji kepada masyarakat Indonesia.

“Saya berharap kepada seluruh calon jamaah haji, menunggu berita resmi dari Pemerintah Pusat, bagaimana teknis pelaksanaannya, jangan termakan iming-iming dari oknum yang tidak bertanggungjawab, dengan mengikuti syahwatnya untuk segera berangkat umrah,” tuturnya, saat kegiatan Diseminasi Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji Tahun 2021 Angkatan XXXV, di Hotel Sendang Sari, Kabupaten Batang, Senin (18/10/2021).

Ia menegaskan, dengan adanya penundaan pemberangkatan jamaah haji di tahun 2020, maka akan diupayakan supaya dapat berangkat ke Tanah Suci.

“Ada sedikit perbedaan penundaan, Calhaj tahun 2020 sudah mendapat keputusan kuota sebanyak 221 ribu, tapi untuk tahun 2021 belum dapat keputusan jumlah kuota, tetapi kami menggunakan asumsi yang jumlahnya sama dengan tahun 2020,” jelasnya.

Ia memastikan, bagi masyarakat yang ingin mendaftar sebagai calon jamaah haji, Kemenag RI tetap membuka kesempatan sepanjang tahun.

Sementara, Kepala Kantor Kemenag Batang, M. Aqsho menambahkan, sebanyak 719 calon jamaah haji Kabupaten Batang batal berangkat ke Tanah Suci. 

“Pemerintah selalu menyempurnakan pelaksanaan ibadah haji, namun karena adanya pandemi, perlu dilakukan penundaan pemberangkatan demi keselamatan bersama,” pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved