Breaking News:

Berita Semarang

Perjuangan Para Porter Stasiun Tawang Cari Sesuap Nasi, Agus: Rezeki Allah yang Memberi

Agus, lelaki berusia 41 tahun, nampak amati hilir mudik calon penumpang di Stasiun Tawang.

Penulis: budi susanto | Editor: sujarwo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Agus lelaki berusia 41 tahun, nampak mengamati hilir mudik calon penumpang di Stasiun Tawang Kota Semarang.

Sorot matanya fokus ke calon penumpang yang membawa barang bawaan lumayan banyak.

Langkahnya sigap usai melihat calon penumpang yang membawa barang bawaan, untuk ia dekati.

Secara ramah Agus menawarkan jasa ke pada calon penumpang untuk membawakan barang bawaan ke dalam kereta.

Agus merupakan satu dari 60 porter atau penjual jasa pembawa barang yang ada di Stasiun Tawang Kota Semarang.

Usaha Agus menawarkan jasa tak selalu diterima oleh calon penumpang, bahkan beberapa nampak acuh tak acuh menanggapi tawarannya.

Meski demikian ia tetap berusaha untuk menawarkan jasa tersebut dengan harapan hasilnya bisa untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.

Pria yang sudah 9 tahun menjadi porter itu berujar, manusia hanya bisa berusaha dan Allah yang menentukan hasilnya.

“Meski sulit mendapatkan rezeki dari jasa porter, apalagi di tengah pembatasan seperti sekarang ini,” jelasnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (19/10/2021).

Pria asli Kota Semarang itu berujar, dalam sehari jasanya digunakan calon penumpang pun sangat sulit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved