Breaking News:

Berita Internasional

Serangkaian Aksi Pembunuhan Buat Para Buruh India di Kashmir Ketakutan

Penembakan itu terjadi hanya sehari setelah seorang pedagang jalanan dan seorang buruh India ditembak dalam kejadian terpisah.

Tribunnews.com/Istimewa
Gelombang Pembunuhan Hantui Buruh India di Kashmir. 

Angka tersebut merupakan jumlah korban terbesar bagi militer India di Kashmir sejak beberapa tahun terakhir.

 
Gelombang pembunuhan memicu rasa panik di sejumlah kalangan, terutama warga minoritas Hindu dan buruh migran yang berasal dari penjuru India.

Teror tersebut dikecam oleh politisi lokal, namun ditengarai sebagai buntut kebijakan pemerintahan Modi membelah wilayah Kashmir menjadi dua pada tahun 2019.

"Tidak seorangpun pantas mati," kata bekas perdana menteri Kashmir, Mehbooba Mufti, lewat akun Twitternya.

"Kita hanya bisa membayangkan apa yang diperlukan untuk meyakinkan pemerintah India bahwa kebijakan mereka mengalami kegagalan besar di Kashmir, dan dengan ongkos sebesar apa?" ujarnya.

Tak ayal, gelombang kekerasan teranyar membuat gentar buruh migran di Kashmir.

Sebagian mengkhawatirkan keselamatan pribadi.

"Kami sudah pernah mengalami masa yang lebih sulit, tapi belum pernah dijadikan sasaran pembunuhan," kata Mohammd Salam asal negara bagian Bihar yang sudah bekerja di kashmir selama enam tahun.

"Kali ini kami benar-benar ketakutan," imbuhnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gelombang Pembunuhan Hantui Buruh India di Kashmir

Baca juga: Pria India Tewas Digigit Ular King Kobra 4,2 Meter Hasil Tangkapannya saat Pamer ke Warga

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved