Breaking News:

Berita Sragen

Sragen Tetap PPKM Level 2, 160 Ribu Warga Sragen Belum Divaksin

Meski telah mencapai target vaksinasi 70 persen, namun Sragen belum mencapai target PPKM.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Pengendara ketika melintas di depan alun-alun Sasono Langen Putro, Sragen. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Kabupaten Sragen masih di PPKM level 2. Meskipun telah mencapai target vaksinasi 70 persen, namun salah satu kabupaten di Soloraya belum mencapai target tersebut.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati ketika rapat Covid-19 bersama Forkopimda dan dinas terkait di Aula Sukowati, Selasa (19/10/2021).

Untuk capaian vaksinasi sendiri, Yuni mengatakan Sragen telah mencapai 72,74 persen dan 63,28 persen lansia. Yuni mengaku saat ini pihaknya kesusahan mencari target sasaran.

"Target sasaran sulit, kepala puskesmas, nakes sudah door to door. Kenaikan satu pekan hanya empat persen per hari, sekarang penambahan lebih lambat grafiknya," katanya.

Yuni mengatakan setelah dilakukan penelusuran, berdasarkan NIK KTP sudah ada 775.774 atau 81,27 persen warga Sragen yang sudah di vaksin.

Jumlah ini tentu berbeda dari data di Sragen. Warga Sragen ini telah melakukan vaksinasi di luar daerah. Pada kesempatan itu, Yuni meminta agar seluruh pihak tetap memaksimal vaksinasi.

"Saya tetap minta ke semua jajaran mencapai maksimal mungkin. Stok vaksin di Sragen aman bahkan untuk vaksin kedua. Jangan berhenti hanya dengan cakupan vaksinasi 70 persen saja," kata Yuni.

160 Ribu Warga Sragen Belum divaksin

Yuni melanjutkan masih ada 160 ribu warga Sragen belum menerima vaksinasi Covid-19. Dirinya meminta Camat dan Kades bergerak lagi dan menyisir data per RT.

160 ribu warga Sragen ini, rencananya akan menjadi sasaran vaksin dosis Pfizer yang akan kadaluarsa (21/11/2021) mendatang. Setidaknya ada 63 ribu dosis Pfizer yang dimiliki Sragen

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved