Breaking News:

Berita Demak

Warga Mijen Demak Resah dengan Pencurian Ikan Gunakan Alat Stroom

Sejumlah warga Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Demak mengaku resah lantaran kolam ikan di wilayah tersebut kerap disatroni pencuri.

Tribun Jateng/ Reza Gustav
Ali Ghuffron, pemilik kolam ikan yang merasa resah lantaran barang-barangnya beserta ikan sering dicuri, menunjukkan lokasi kejadian pembacokan terhadap pencuri ikan di Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak.  

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK -- Sejumlah warga Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Demak mengaku resah lantaran kolam ikan di wilayah tersebut kerap disatroni pencuri.

Hal itu diungkapkan warga berkaitan dengan penangkapan Kasminto (74), penjaga kolam ikan yang jadi tersangka karena membacok terduga pencuri ikan, Marjani (38).

Mbah Minto dijerat pasal 351 ayat 2 KUHPidana dan ancaman maksimal lima tahun penjara.

Pemilik kolam yang dijaga Mbah Minto, Suhadak menyayangkan penangkapan Mbah Minto.

Hal serupa juga dikatakan para pemilik kolam ikan lainnya.

Menurutnya, Mbah Minto hanya membela diri karena terduga pencuri ikan itu membawa alat setrum.

“Di sini sering kemalingan. Ikan berkilo-kilo dicuri, apalagi pencuri pakai alat setrum yang dimasukkan ke kolam jadi membahayakan ikan-ikan lain,” ujar Ali Ghuffron, mewakili Suhadak, ketika ditemui di lokasi pembacokan, Kamis (14/10).

Warga di sana juga mengeluhkan alat-alat keperluan kebun seperti generator, pompa, dan lain-lain juga jadi sasaran pencurian.

Menurutnya, warga sudah resah karena kerapnya aksi pencurian yang terjadi.

“Mbah Minto takut karena pencuri pakai alat setrum. Oleh karena itu langsung membela diri lantaran pencuri tersebut sudah masuk ke kolam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved