Breaking News:

Berita Kudus

Klaim JKN di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus Lancar, Klaim Penanganan Covid-19 Menunggak Hingga Rp 60 M

Klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus mengalami penurunan hingga 50 persen selama pandemi.

Penulis: raka f pujangga | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Sejumlah alat kesehatan safe maternal and neonatal care saat dipamerkan di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, pada pekan lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus mengalami penurunan hingga 50 persen selama pandemi.

Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, Abdul Aziz Achyar menyampaikan, selama pandemi klaim JKN menurun karena penggunaan ruangan yang difokuskan pada penanganan Covid-19.

"BOR (bed occupancy rate) rumah sakit untuk pasien umum saat pandemi itu hanya 30-40 persen. Sisanya pasien Covid," ujar dia, Rabu (20/10/2021).

Baca juga: Punya Potensi Ekonomi Tinggi, Warga Undaan Kudus Kembangkan Azolla untuk Pakan Ternak Kalkun ‎

Baca juga: Demak Diguyur Hujan Sore Hingga Malam, Berikut Prakiraan Cuaca dari BMKG Rabu 20 Oktober 2021

Baca juga: Ampyang Maulid, Tradisi Peringatan Maulid Nabi di Kudus yang Ada Sejak Era Sultan Hadirin

Terlebih banyak warga masyarakat yang takut ke rumah sakit karena saat itu banyak pasien Covid-19.

Sehingga, rata-rata klaim BPJS Kesehatan sebelumnya bisa mencapai Rp 8 miliar sampai Rp 12 miliar per bulan.

Saat pandemi mengalami penu‎runan sekitar 50 persen menjadi Rp 4 miliar hingga Rp 5 miliar setiap bulannya.

"‎Rata-rata klaimnya Rp 4 miliar sampai Rp 5 miliar setiap bulan," ujar dia.

Menurut dia, pembayaran klaim JKN berjalan lancar dibandingkan klaim penanganan Covid-19.

"Klaimnya cepat tidak sampai sebulan‎, 15 hari sudah cair," ujarnya.

Sedangkan untuk penanganan Covid, kata dia tunggakannya yang belum dibayar mencapai Rp 60 miliar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved