Berita Regional
Motor Milik Pengedar Narkoba Digantung Warga di Pohon Kelapa
Mereka beramai-ramai menggantung motor skutik Honda Scoopy milik pelaku di pohon kelapa, Sabtu (16/10/2021).
TRIBUNJATENG.COM - Di Aceh, warga dibuat geram dengan adanya transaksi narkoba di kampung mereka.
Warga Gampong Alue Beurawe, Dusun Alue Bugeng, Kota Langsa, melampiaskan kekesalannya.
Mereka beramai-ramai menggantung motor skutik Honda Scoopy milik pelaku di pohon kelapa, Sabtu (16/10/2021).
Baca juga: Anies Baswedan Akan Dideklarasikan sebagai Capres 2024 Hari Ini di Gedung Joang 45
Honda Scoopy ini diketahui milik pemuda yang melakukan transaksi barang haram alias narkoba di kampung tersebut.
Warga setempat yang tidak terima daerahnya dijadikan tempat transaksi barang haram tersebut pun langsung bereaksi.
Kepala Dusun Alue Bugeng, Ibrahim mengatakan penggerebekan bermula sekitar pukul 10.00 WIB ketika dirinya dan warga lain mencurigai kedatangan berapa pemuda ke salah satu rumah warga di Dusun Alue Bugeng.
Kadus mengikuti pemuda yang mengendarai Honda Scoopy tersebut sampai ke rumah warga di Dusun Alue Bugeng berinisial SU.
Ketika di rumah SU, Kadus langsung mengintrograsi 2 pemuda yang mengendarai Honda Scoopy, dan saat itu Kadus langsung mencabut kunci motor mereka.
Dari dalam rumah SU, keluar 2 pemuda lainnya termasuk SU.
Karena Kadus sendiri, dia pergi sebentar memanggil warga lainnya.
Namun, saat warga tiba ke rumah SU, keempat pemuda itu sudah kabur duluan.
Sedangkan Honda Scoopy pelaku tertinggal di lokasi, karena kunci sudah diamankan Kadus.
Warga ramai datang ke lokasi yang hendak mengamankan pelaku sabu-sabu itu, coba mencari keempat pemuda itu namun tidak ditemukan.
Selanjutnya karena kesal kepada pemuda itu, Honda Scoopy putih milik pelaku sempat disangkutkan (diikat) di sebuah batang pohon kelapa.
Lalu Kadus melaporkan kejadian ini kepada Keuchik dan selanjutnya langsung meneruskan temuan narkoba ini kepada aparat Polres Langsa.
Pada hari yang sama, satu unit Honda Scoopy serta 1 paket sabu yang didapatkan di lokasi diduga milik pelaku sudah diserahkan kepada aparat Kepolisian.
Selama ini masyarakat di Gampong Alue Beurawe kompak jika ada warga luar yang mencurigai datang ke sana langsung diperiksa.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk komitmen warga untuk membasmi peredaran narkoba di Gampong Alue Beurawe.
Penggerebekan itu ternyata sudah yang ketiga kali, setelah sebelumnya tanggal 24 Maret 2021 lalu warga Gampong Alue Beurawe, juga mengamankan 3 penarik betor.
Karena mereka masuk ke Gampong itu hendak membeli sabu-sabu, selanjutnya mereka diserahkan ke aparat Polres Langsa.
Selanjutnya pasa tanggal 21 Maret 2021, warga dan perangkat gampong juga menguber pengedar dan pembeli (pemakai) sabu di daerah itu.
Namun saat itu para pelaku berhasil kabur dari kejaran, tapi warga berhasil menyita dua sepmor digunakan pembeli sabu-sabu haram itu.
Saat itu warga yang gerah kepada mereka, juga menggantung sepmor pelaku di tiang tower.
Sedangkan pelaku juga berhasil kabur. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kisah Kegeraman Warga, Ramai-ramai Gantung Honda Scoopy Milik Bandar Sabu di Pohon Kelapa
Baca juga: Pria Diikat dan Dibakar hingga Tewas karena Dikira Mencuri, Ternyata Tak Ada Warga Kehilangan Motor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/honda-scoopy-milik-pelaku-transaksi-jual-beli-sabu-yang-digantung-warga-di-batang-pohon-kelapa.jpg)