Berita Klaten

Puluhan Pedagang di Klaten Tertipu Pesanan Makanan Fiktif Panti Asuhan

Sejumlah pemilik rumah makan di Klaten Jawa Tengah, merugi akibat ulah aksi pelaku penipuan dengan modus memesan makanan.

Editor: m nur huda
tribunnews
Ilustrasi pesan makanan fiktif 

TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Sejumlah pemilik rumah makan di Klaten Jawa Tengah, merugi akibat ulah aksi pelaku penipuan dengan modus memesan makanan.

Kasus penipuan tersebut diketahui setelah seorang pedagang bakso mendapatkan pesanan dari terduga pelaku dengan mengatasnamakan pengurus salah satu panti asuhan di Klaten

Terduga pelaku memesan kepada pedagang tersebut sebanyak 30 bungkus bakso atas nama Briyan.

Ia juga mengaku telah mengirim uang sejumlah Rp 450 ribu ke rekening pedagang. 

Pedagang bakso lantas mengecek rekeningnya.

Ternyata uang yang dimaksud tidak ada di rekening pedagang.

Pedagang bakso lalu coba menghubungi kembali pemesan namun jawabannya terlalu berbelit-belit. 

Melihat kondisi itu, pedagang bakso coba menghubungi pengurus panti asuhan untuk melakukan konfirmasi.  

Ternyata pesanan itu fiktif.

Keesokan harinya, sekira pukul 10.00 WIB, pihak pengurus panti asuhan kedatangan tamu dari penjual warung seblak dari Wedi, Klaten.

Kedatangan penjual warung seblak tersebut dengan tujuan yang sama yaitu, untuk konfirmasi pesanan atas nama bapak Deni Sumargo.

Terduga pelaku tersebut memesan seblak sejumlah 30 porsi untuk acara sore ini pukul 16.00 WIB.

Namun karena tidak ada tindak lanjut mengenai biaya, maka penjual tersebut memastikan kembali pesanan tersebut.

Ketika penjual makanan tersebut menghubungi nomor si pemesan tersebut, ternyata nomor tersebut sudah tidak bisa dihubungi kembali.

Halaman
123
Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved