Breaking News:

Berita Klaten

Puluhan Pedagang di Klaten Tertipu Pesanan Makanan Fiktif Panti Asuhan

Sejumlah pemilik rumah makan di Klaten Jawa Tengah, merugi akibat ulah aksi pelaku penipuan dengan modus memesan makanan.

Editor: m nur huda
tribunnews
Ilustrasi pesan makanan fiktif 

Pemesan itu menggunakan nama pengurus dengan atas nama Pandu namun nama tersebut ternyata tidak ada dalam pengurus panti tersebut.

Ketua Barisan Muda Klaten (BMK), Nanang Nuryanto mengatakan ada 10 pemilik warung yang mendapatkan pesanan tersebut dan mengirim makanannya ke panti asuhan.

"Kami sangat prihatin karena mereka menderita kerugian, mereka juga terlanjur memesankan makanan dalam jumlah banyak," ucap Nanang kepada TribunSolo.com, Selasa (19/10/2021).

Nanang mengatakan total kerugian yang ditimbulkan hingga jutaan rupiah.

Hal itu dikarena, pemesan tersebut memesan makanan dalam jumlah yang banyak sesuai dengan jumlah orang di ponpes tersebut.

"Kerugian ada  yang sekitar Rp 2 juta sampai Rp 2,5 juta karena jumlah makanan sesuai dengan jumlah santri yaitu ada  50 - an," ucap Nanang.

Nanang mengatakan pihaknya sudah meminta pihak pengurus panti asuhan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.

Hal ini agar tidak terjadi peristiwa tersebut kembali yang merugikan masyarakat.

Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Guruh Bagus Edi Suryana mengatakan pihak kepolisian belum menerima laporan atas kasus dugaan penipuan bermodus pesan makanan.

"Kami mengatensi kepada pihak pengurus panti putri untuk melaporkan kepolisian," ujar dia.

"Belum, kami belum menerima laporan tersebut," tambahnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Teror Penipuan Modus Pesan Makanan Klaten, Bikin Pedagang Bakso Hingga Seblak Tekor Jutaan Rupiah

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved