Breaking News:

Berita Jateng

Update Rencana Pembangunan Tol Yogya-Bawen, Dilengkapi Terowongan antara Ambarawa dan Temanggung

Tidak seperti pembangunan Tol Bawen-Salatiga yang memotong perbukitan, Tol Yogyakarta-Bawen, akan dilengkapi dengan terowongan atau tunnel

Editor: muslimah
Tribun Jateng/daniel ari purnomo
Kampung Kopi Banaran akan dilewati tol Bawen-Yogyakarta 

TRIBUNJATENG.COM - Perkembangan terkini rencana pembangunan jalan tol Bawen-Togyakarta.

Beda dengan tol sebelumnya, proyek kali ini lebih memperdulikan kelestarian lingkungan.

Trase Bawen-Yogyakarta wilayah Magelang Desa Banyusari, Kecamatan Grabag
Trase Bawen-Yogyakarta wilayah Magelang Desa Banyusari, Kecamatan Grabag (Tribunjogja.com)

Untuk memangkas waktu tempuh dari Yogyakarta ke Bawen, Presiden Joko Widodo melalui Kementerian PUPR merencanakan pembangunan tol.

Tidak seperti pembangunan Tol Bawen-Salatiga yang memotong perbukitan, Tol Yogyakarta-Bawen, akan dilengkapi dengan terowongan atau tunnel.

Dalam wawancara bersama Kompas.com pada tahun 2019 silam, Basuki menyampaikan terowongan ini dibangun agar proyek tol tidak merusak lingkungan sekitar.

"Karena kalau tidak pasti akan merusak lingkungan. Karena di sana itu topografinya pegunungan jadi harus membuat terowongan," ungkap Basuki Senin (16/9/2019).

Terowongan tersebut rencanannya akan berlokasi di antara daerah Ambarawa dan Temanggung.

Salah satu kawasan yang ingin tetap dijaga keasriannya adalah Kawasan Banaran yang selama ini menjadi destinasi wisata alam dan menyediakan produk unggulan kopi.

Ini bukanlah tol pertama yang memiliki terowongan di Indonesia. Sebelumnya ada terowongan di Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) yang bahkan memiliki terowongan kembar. 

Dengan menerapkan rancangan yang baru ini, kontraktor tidak perlu lagi mengorbankan keindahan alam demi membuat jalan tol.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved