Breaking News:

Berita Sragen

Vaksinasi Kini Jadi Syarat untuk Mendapatkan Pelayanan di Sragen

Bupati Sragen instruksikan agar vaksinasi Covid-19 menjadi syarat mendapatkan pelayanan.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati instruksikan ke seluruh instansi yang berada di pelayanan publik agar vaksinasi Covid-19 menjadi syarat mendapatkan pelayanan.

Masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan dari tingkat kecamatan, pembuatan KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) hingga pelayanan bantuan di Dinas Sosial.

"Saya minta pelayanan publik yang menerima masyarakat, sebelum memberikan pelayanan Vaksinasi harus menjadi syarat. Pelayanan masyarakat seperti di Disdukcapil, Dinsos, Pasar, kecamatan yang belum divaksin vaksin menjadi syarat," kata Bupati Yuni.

Yuni melanjutkan setiap instansi pemerintah harus menggunakan platform Peduli Lindungi. Dia mengaku saat ini sedang pengusulan ke kementerian kesehatan dan kementerian terkait.

Karena belum bisa menggunakan platform Peduli Lindungi, dirinya meminta masyarakat yang akan mendapatkan pelayanan harus menunjukkan kartu vaksin.

"Nanti bisa menggunakan Peduli lindungi setiap instansi dan ini baru pengusulannya. Kita masih menunggu, instansi pemerintah dimungkinkan sudah ada edaran (Peduli Lindungi) dari kementerian," lanjut dia.

Tidak hanya di instansi pemerintah, Yuni juga akan menerapkan Peduli Lindungi di pariwisata, industri dan dunia usaha. Dia menjelaskan ini berlaku secepatnya bahkan mulai besok.

Selain di dinas pelayanan seperti perpustakaan hingga uji coba pembukaan kolam renang Kartika, pemandian air panas Bayanan hingga Gunung Kemukus.

Menurutnya, ini salah satu cara pihaknya melakukan percepatan vaksinasi Covid-19. Dia mengaku saat ini, sasaran vaksinasi Covid-19 mulai susah didapatkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto mengatakan capaian vaksinasi per Rabu (20/10/2021) telah mencapai 73,11 persen.

Penambahan kasus aktif harian juga terus mengalami penurunan. Per hari ini hanya ada satu penambahan kasus baru. Saat ini kasus aktif hanya 16 kasus.

Sebanyak 11 orang melakukan isolasi mandiri, sisanya menjalani perawatan di ICU dan tempat tidur isolasi. Sementara itu dua tempat Isolasi terpusat di kosong. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved