Breaking News:

Persijap Jepara

Buntut Kritik Keras Usai Laga Lawan PSHW, Pelatih Persijap Jaya Hartono Dijatuhi Sanksi

Buntut kritik keras kepada PSSI seusai laga lawan PSHW pada 27 September 2021 lalu, Pelatih Persijap Jepara Jaya Hartono dijatuhi sanksi.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: moh anhar
AHHA PS Pati
Pemain AHHA PS Pati beradu argumen dengan wasit dalam pertandingan Grup C Liga 2 melawan Persijap Jepara, Senin (11/10/2021) lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Buntut kritik keras kepada PSSI seusai laga lawan PSHW pada 27 September 2021 lalu, Pelatih Persijap Jepara Jaya Hartono dijatuhi sanksi.

Dia tidak boleh mendamping tim selama 1 bulan dan tidak boleh masuk kawasan Stadion Manahan saat Persijap berlaga. Jaya juga dijatuhi denda sebanyak Rp 25 juta.

Sanksi ini menjawab teka-teki mengapa sosok Jaya Hartono tidak ditemukan di pinggir lapangan saat Persijap berlaga di Liga 2 2021. 

Baca juga: Meriahkan Maulid Nabi, Lapas Semarang Gelar Lomba Adzan hingga Kreasi Nadhom

Baca juga: Pengendara Asyik Mengobrol, Motor Tabrak Mobil di Pilangsari Sragen, Pembonceng Patah Tulang

Akibat sanksi ini, dia baru bisa menemani anak asuhnnya pada putaran 2. 

"Sampai lawan PSIM, masih belum bisa dampingi tim," jawab pria kelahiran Medan itu kepada Tribun Jateng, Kamis (21/10/2021).

Pria yang pernah menukangi Persib Bandung ini mengungkapkan selama menjalani hukuman, ia memanfaatkan teknologi saat memantau pertandingan dan memberikan intruksi kepada pemain.

"Saya nonton lewat streaming.  Nanti pada jeda babak pertama,  saya memberikan Instruksi lewat telepon pada manajer (lalu diloudspeaker) jadi pemain (bisa dengar)," terangnya.

Melansir laman pssi.org, Jaya Hartono dijatuhi sanksi karena mendiskreditkan keputusan PSSI usai laga Persijap lawan PSHW.

Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI Erwin Tobing menyampaikan telah menyidangkan beberapa pelanggaran Liga 2 2021 dalam rentang waktu 1 Oktober 2021 hingga 17 Oktober 2021.

Baca juga: Sebelum Gunakan Senjata Api, Personel Polres Pati Wajib Ikuti Tes Psikologi

Baca juga: Kreativitas Pembelajaran Tolak Peluru dengan Media Barang Bekas

"Total pelanggaran Liga 2 ada 14 kasus," terangnya dalam keterangan tertulis yang termuat di laman pssi.org.

Dia berharap dengan penjatuhan sanksi tersebut tidak ada lagi pelanggaran dan sepakbola bisa berjalan fair play.(*)
 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved