Breaking News:

KIHT Kudus

KIHT Kudus Jadi Rujukan Ditiru Kota Lain, Wali Kota Kediri Ikut Penasaran

Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Kudus menjadi rujukan berbagai daerah untuk ditiru.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Daniel Ari Purnomo
Diskominfo Kudus
Kunjungan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (kiri) ke Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Kudus menjadi rujukan berbagai daerah untuk ditiru.

Sebab, kawasan tersebut mampu mengakomodir pelaku usaha kecil produsen rokok.

Tercatat ada sejumlah daerah yang telah berkunjung ke Kudus untuk mengecek langsung KIHT.

Misalnya dari Malang dan Pamekasan.

Kali ini, Kamis (21/10/2021), Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, berikut jajarannya bertandang ke KIHT Kudus.

Kedatangan rombobgan dari Kediri itu disambut oleh Bupati Kudus HM Hartopo.

Menurutnya, Kabupaten Kudus tak memiliki perkebunan tembakau, namun Kudus memiliki berbagai pabrik rokok.

Adanya beragam pabrik rokok tersebut memunculkan dampak baru, yakni peredaran rokok ilegal. 

"Berbagai produk rokok bermunculan mengakibatkan banyak rokok ilegal yang beredar. Oleh karena itulah, kami koordinasikan dengan Bea Cukai untuk menggagas berdirinya KIHT dalam upaya menekan peredaran rokok ilegal," kata Hartopo. 

Selama ini, banyak yang bertanya tentang keuntungan memiliki KIHT.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved