Breaking News:

Berita Cilacap

Sinergi Tanggap Bencana, Aplikasi Sirita Permudahkan Evakuasi Peringatan Dini Tsunami di Cilacap

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG melalui unit usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) gelar sosialisasi tanggap bencana gempa bumi.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: moh anhar
Humas Solusi Bangun Indonesia (SBI) Cilacap.
Sosialisasi tanggap bencana gempa bumi dan tsunami, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG melalui unit usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) pabrik Cilacap bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banjarnegara, Kamis (21/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG melalui unit usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) pabrik Cilacap, menggelar sosialisasi tanggap bencana gempa bumi dan tsunami, Kamis (21/10/2021). 

Hal ini adalah bentuk sersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banjarnegara. 

Saat sosialisasi, BMKG memperkenalkan aplikasi Sirita (Sirens for Rapid Information on Tsunami Alert) berbasis Android. 

"Kami terus melakukan sosialisasi tanggap bencana kepada masyarakat dan bekerja sama dengan semua pihak termasuk dunia industri seperti SBI. 

Baca juga: Panjat Pinang Monyet di Obyek Wisata Goa Kreo Semarang, Pengunjung Minta Nambah: Harus Lebih Sering

Baca juga: Bantuan Rp 1,2 Juta Bagi PKL dan Warung di Karanganyar Mulai Disalurkan

Semakin banyak orang memahami tanggap darurat semakin bagus," ujar Kepala BPBD Kab Cilacap, Wijonardi kepada Tribunjateng.com.

Kabupaten Cilacap sebagian wilayahnya merupakan pesisir yang berhadapan langsung dengan pantai selatan dan memiliki risiko tinggi bencana tsunami. 

Berbagai upaya mitigasi mengurangi risiko terus diupayakan salah satunya penggunaan aplikasi Sirita. 

Terutama untuk memudahkan pemerintah daerah menyampaikan perintah evakuasi kepada masyarakat sebagai bentuk peringatan dini.

"Kami sangat berterimakasih kepada BPBD dan BMKG atas kehadiran aplikasi Sirita yang sangat membantu kita semua untuk tanggap bencana dengan baik dan cepat," ujar Dewi Hestyani, Community Relations Manager SBI. 

Baca juga: Bantuan Rp 1,2 Juta Bagi PKL dan Warung di Karanganyar Mulai Disalurkan

Baca juga: Wabup Pati Safin Minta Kontribusi Karang Taruna untuk Percepat Vaksinasi

Sosilisasi tanggap bencana dipusatkan di Balai Rukun Warga 05, Kelurahan Tambakreja, Kecamatan Cilacap Selatan dan diikuti oleh 35 personel.

Mereka merupakan komunitas tanggap bencana dari Kelurahan Tambakreja, Tegalkamulyan dan Kesugihan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved