Breaking News:

Berita Video

Video Penyaluran Bantuan Rp 1,2 Juta Bagi PKL dan Warung di Karanganyar

Kodim 0727 Karanganyar mulai menyalurkan bantuan dari pemerintah pusat berupa uang senilai Rp 1,2 juta kepada pedagang kaki lima warung (PKLW) di Mako

Penulis: Agus Iswadi | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR -  Berikut ini video Penyaluran Bantuan Rp 1,2 Juta Bagi PKL dan Warung di Karanganyar 

Kodim 0727 Karanganyar mulai menyalurkan bantuan dari pemerintah pusat berupa uang senilai Rp 1,2 juta kepada pedagang kaki lima warung (PKLW) di Makodim, Kamis (21/10/2021). 

Total ada 5.680 penerima bantuan PKLW yang mendapatkan bantuan yang disalurkan melalui Kodim 0727 Karanganyar. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan proses penyaluran selesai pada akhir bulan ini. 

Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo menyampaikan, bantuan ini merupakan wujud perhatian dari pemerintah kepada para PKL dan warung yang telah ambil bagian dalam penanganan pandemi Covid-19. Mengingat operasional PKL dan pemilik warung turut terdampak dengan adanya PPKM.

Selain melalui Kodim 0727, bantuan tunai dari pemerintah pusat juga disalurkan melalui Polres Karanganyar. Pihak polres menyalurkan bantuan kepada sekitar 3.500-an PKL dan warung

"Kita baru mulai hari ini. Pendataan melalui verifikasi semua pihak, dinas tenaga kerja, disinkronkan dengan milik Polri," katanya kepada Tribunjateng.com.

Dengan verifikasi data tersebut diharapkan tidak ada duplikasi penerima bantuan. Seperti pedagang yang telah menerima BPUM.  Dandim 0727 Karanganyar mengungkapkan, bantuan ini bentuk upaya dalam pemulihan ekonomi di tengah situasi pandemi Covid-19. 

"Hari ini bantuan disalurkan kepada 487 orang. Per hari disalurkan 400-500 orang untuk mencegah kerumunan. Diupayakan akhir bulan sudah tersalurkan semua," terangnya. 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat para pedagang untuk bangkit di tengah situasi pandemi Covid-19. 

Dia berpesan supaya bantuan tunai digunakan sebagai modal sehingga usahanya dapat berkembang. Selain itu dia meminta kepada para pedagang supaya tetap menerapkan prokes seperti mengenakan masker. 

"(bantuan) Dimanfaatkan untuk hal yang produktif," ungkapnya. 

Sementara itu warga Kerten Kelurahan Jatiharjo, Suprihatiningsih (44) merasa senang mendapatkan bantuan tunai dari pemerintah. Dia baru pertama kali mendapatkan bantuan langsung tunai dari pemerintah. Dia didata sebagai penerima bantuan oleh Babinsa setempat. 

"Tiap hari jualan cilok di rumah sama jajanan. Ya senang dapat bantuan, bisa jadi modal, beli kompor," jelasnya. (Ais).

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved