Breaking News:

Berita Kudus

50 Pelaku Usaha Kecil di Kudus Ramaikan Festival Asosiasi UMKM Gusjigang

Sedikitnya 50 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UM‎KM) mengikuti Festival Asosiasi UMKM Gusjigang, di B&P Garden Kampung Kuto, Kudus.

Penulis: raka f pujangga | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Bupati Kudus, HM Hartopo mengikuti Festival Asosiasi UMKM Gusjigang, di B&P Garden Kampung Kuto, Purwosari, Kudus, Jumat (22/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sedikitnya 50 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UM‎KM) mengikuti Festival Asosiasi UMKM Gusjigang, di B&P Garden Kampung Kuto, Purwosari, Kudus, Jumat (22/10/2021).

Bupati Kudus, HM Hartopo membuka kegiatan festival tersebut dan berharap keberadaan pelaku usaha kecil itu dapat memperluas lapangan pekerjaan dan menyerap banyak tenaga kerja.

"Adanya pemberdayaan UKM ini bisa membuat mereka terus berinovasi dan membuat produk souvenir atau kuliner," ujarnya.

Hartopo berkeliling ke masing-masing stan UMKM untuk mencicipi beragam produk yang dijual di sana.

‎Dia berharap UMKM di Kudus dapat terus berkembang di tengah masa pemulihan ekonomi.

Baca juga: Peringatan Hari Santri Nasional 2021, Pegawai Pemkab Karanganyar Ngantor Pakai Sarung dan Koko

Baca juga: Susunan Pemain Borneo FC vs PSM Makassar, Kesempatan Borneo Perbaiki Posisinya

"Kami harapkan UMKM bisa terus berkembang," ucap dia.

Sementara itu, Ketua Asosiasi UMKM Kudus Gusjigang, Murtono menjelaskan, ‎kesempatan Hari Santri tersebut menjadi momentum untuk menggelar festival tersebut selama tiga hari hingga Minggu (24/10/2021) mendatang.

Sebenarnya peminat pelaku usaha kecilnya banyak, tetapi dia membatasi jumlahnya maksimal 50 UMKM.

"Ke depan kami juga mau buat program kegiatan sebulan sekali di sini," jelas dia.

Di lahan seluas empat hektare itu bisa menjadi tempat edukasi agrowisata‎ karena sudah ada sejumlah pohon buah-buahan di antaranya jambu dan pisang.

"Kami menaungi UMKM di sini dan mendalami segala ilmu," ucapnya.

Sementara itu, Founder Alammu, Triyanto R Soetardjo menyambut baik kegiatan ter‎sebut karena bisa kembali memasarkan aneka produk olahan parijoto.

Baca juga: Masih Keturunan Aroengbinang V, Bupati Kebumen Dapat Gelar Kanjeng Raden Arya dari Keraton Surakarta

Baca juga: Video SUMMIT Granite dan Toko Baja 88 Tanam 500 Bibit Pohon di Waduk Jatibarang

"Sejak pandemi, ini kegiatan pertama bagi para pelaku UMKM di Kudus. Semoga ke depannya berjalan baik," kata dia.

Dia menargetkan, kegiatan itu bisa menambah jumlah reseller produknya agar lebih dikenal dan mampu meningkatkan penjualan.

"Targetnya reseller bertambah dari kegiatan ini. Sekarang kurang lebih kami sudah punya 150 re‎seller," ucapnya. (*)
 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved