Breaking News:

Berita Wonogiri

Alasan Pertamina Soal Kelangkaan BBM Solar di Sejumlah Daerah Termasuk Wonogiri

Sejumlah moda transportasi darat, mulai dari truk hingga bus kesulitan mendapatkan BBM jenis solar.

Editor: galih permadi
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Antrean panjang kendaraan untuk mengisi solar di salah satu SPBU di Wonogiri. 

TRIBUNJATENG.COM, WONOGIRI - Sejumlah moda transportasi darat, mulai dari truk hingga bus kesulitan mendapatkan BBM jenis solar.

Hal tersebut lantaran kelangkaan solar yang terjadi di sejumlah daerah, termasuk di Wonogiri.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Wonogiri, Edi Purwanto menuturkan, kelangkaan itu sudah dirasakan sejak pekan lalu.

Akibatnya para sopir angkutan barang sulit mendapatkan solar untuk bahan bakar kendaraan mereka.

"Susah dapat solarnya, contohnya mobil box yang pakai frezeer untuk mengangkut daging. Karena solar susah terpaksa ganti dexlite," kata dia.

Dia menjelaskan, penggunaan dexlite terpaksa dilakukan agar operasional tetap berjalan. Sebab ada beberapa yang membuat perjanjian apabila daging busuk, harus mengganti rugi 200 persen.

Selain itu, bus pun juga kesulitan karena adanya pembatasan dalam pengisian solar, tiap bus maksimal Rp 300 ribu.

Sehingga banyak waktu penumpang yang terbuang karena bus harus mengantre lama saat akan mengisi solar. Biasanya, diperlukan waktu hingga satu jam.

 
"Kebetulan saya juga di pasar disambati sopir kalau enggak dapat solar, dampaknya bisa kemana-mana," jelasnya.

Ia menyebut ada kebijakan kurang pas dalam pembagian solar. Berdasar informasi yang ia dapatkan, usai pelonggaran PPKM kebutuhan solar meningkat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved