Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Program PINTAR

Dinas Pendidikan Kendal dan Tanoto Foundation Sepakat Lanjutkan Program

Tanoto Foundation dan Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kabupaten Kendal menggelar kegiatan evaluasi pelaksanaan Program PINTAR.

Editor: abduh imanulhaq
TANOTO FOUNDATION
Dari kiri, Yenny Efisari Govrel Tanoto Foundation Jateng, Sutadi, M.Pd, Sekretaris Disdikbud Kendal, Bejo Sartono, M.Pd., Kabid PTK Disdikbud 

TRIBUNJATENG.COM - Sudah empat tahun Program PINTAR Tanoto Foundation Jawa Tengah berjalan.

Sebagai bentuk keseriusan kerja sama, Jumat (22/10/2021), Tanoto Foundation dan Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kabupaten Kendal menggelar kegiatan evaluasi pelaksanaan Program PINTAR.

Kegiatan diselenggarakan di Aula Ki Hajar Dewantara Disdikbud Kab. Kendal.

Dengan menaati protokol kesehatan, kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah mitra, fasilitator daerah, kabid PTK, kabid SD, dan kabid SMP.

“Tujuan diadakan evaluasi bersama ini adalah untuk melihat kembali pencapaian program kemitraan dalam menjawab kebutuhan dari aspek konten, proses, dan implikasi implementasi,” kata Yenny Efisari, Govrel Tanoto Foundation Jawa Tengah.

Pada kesempatan tersebut, Sutadi, M.Pd. Sekretaris Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kabupaten Kendal mengatakan pelayanan pendidikan berkualitas di atas standar menjadi prasyarat agar sekolah diminati.

"Standar pelayanan berarti mencakup 8 aspek SNP. Tidak ada jalan lain untuk mencapainya. Harus siap dan berani keluar dari zona nyaman,” jelasnya.

Sutadi juga menyampaikan bahwa inovasi program kerjasama dengan Tanoto Foundation harus dilanjutkan.

Mengingat kondisi sekolah mitra tidak sama, maka perlu diadakan adaptasi program.

Fasilitator daerah dan sekolah mitra Program PINTAR Tanoto Foundation hadir di aula Disdikbud Kendal
Fasilitator daerah dan sekolah mitra Program PINTAR Tanoto Foundation hadir di aula Disdikbud Kendal (IST)

“Program PINTAR Tanoto ini sangat bagus. Namun agar maksimal implementasinya harus dikawal oleh Disdikbud Kendal,” ujar Nur Buditomo, M.Pd., Kepala SMPN 2 Brangsong

Muhitul Hilmam, pengawas SMP, menyatakan ada beberapa konten Program PINTAR yang harus dikembangkan, misalnya budaya baca dan literasi.

Tidak hanya di sekolah mitra saja melainkan juga KPB (Kendal Pintar Berbagi) agar lebih dikuatkan untuk terus menyebarluaskan praktik baik.

Evaluasi tidak sebatas pada program dan pelaksanaan praktik baik dalam kelas.

Dari segi anggaran dana juga mendapat perhatian pembahasan.

Kasubag Perencanaan menyatakan bahwa kegiatan rapat-rapat dan desiminasi praktik baik memungkinkan untuk di-support dengan anggaran Disdikbud.

Jika tahun 2022 Tanoto Foundation melaksanakan program full daring, maka Disdikbud akan mengupayakan kegiatan luring dengan dana dinas/sekolah.

Pernyataan ini disampaikan oleh Wahyu Yusuf Akhmadi, S.STP, M.Si., Kadisdikbud Kabupaten Kendal.

“Kami optimis Program PINTAR ini akan memetik hasil yang luar biasa di masa depan. Semua pendapat tadi kami jadikan perbaikan dan pengembangan program kemitraan ini. Selain tindak lanjut pascaevaluasi, adanya komitmen dari semua pihak untuk bersama-sama membangun kualitas pendidikan juga menjadi kunci keberhasilan Program PINTAR. Harus semangat dan optimis!” tutur Dr. Nurkolis, M.M., Koordinator Tanoto Foundation Jawa Tengah. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved